Jumat, 11 September 2026

Kembara Menengah 1 PKS Jateng Digelar di Purbalingga, Teguhkan Komitmen Pelayanan Masyarakat


PURBALINGGA, PKS JATENG Online — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah menggelar Kemah Bela Negara (Kembara) Menengah 1 di Hutan Pines Serang, Brobahan, Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jumat-Ahad, 11-13 September 2026.

Kegiatan yang diikuti sedikitnya 200 peserta dari berbagai daerah di Jawa Tengah ini menjadi sarana pembinaan kader sekaligus penguatan wawasan kebangsaan, kepemimpinan, kesehatan, dan bela negara.

Ketua Panitia Kembara Menengah 1, Setyo Wartono, mengatakan peserta tidak hanya berasal dari wilayah Banyumas Raya, tetapi juga dari sejumlah daerah lain di Jawa Tengah.

“Peserta selain dari Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, dan Kebumen, juga ada dari Purworejo, Brebes, Pemalang, dan Kota Pekalongan. Setidaknya ada 200 peserta,” kata Setyo.

Pembukaan Kembara berlangsung di hadapan ratusan peserta dengan Ketua DPW PKS Jawa Tengah Hadi Santoso bertindak sebagai pembina pembukaan. Dalam sambutannya, Hadi mengapresiasi komitmen peserta dalam mengikuti kegiatan sekaligus menjalankan program-program PKS Jawa Tengah.

“Kesertaan para peserta memiliki komitmen untuk melaksanakan program kerja PKS Jateng secara keseluruhan, sangat luar biasa,” ujar Hadi.

Hadi menyampaikan, selama satu tahun terakhir DPW PKS Jawa Tengah mencatat sedikitnya 378 kegiatan yang telah diselenggarakan.

“Artinya hampir dua hari sekali ada kegiatan yang kita suguhkan kepada masyarakat dengan berbagai macam bentuk kegiatan yang terorganisir,” katanya.

Menurut Hadi, jumlah tersebut bahkan belum memasukkan berbagai kegiatan yang dilakukan anggota, struktur di tingkat ranting maupun cabang, serta aktivitas masing-masing individu kader. Ia menegaskan, hal tersebut menunjukkan komitmen PKS untuk hadir di tengah masyarakat tidak hanya ketika momentum pemilu.

“Komitmen kita untuk hadir kepada masyarakat tidak hanya pada pelaksanaan pemilu atau lima tahunan sekali. Itu sudah kita teguhkan dalam perspektif kehidupan PKS. Semuanya berkat dukungan Anda semua,” tegasnya.


Teguhkan Komitmen Pelayanan

Hadi juga mengingatkan kader agar tidak kehilangan komitmen dalam menjalankan peran pelayanan kepada masyarakat. Ia meminta kader tidak memiliki anggapan bahwa PKS telah berubah dari komitmen yang selama ini dibangun.

“Jangan sampai ada lintasan dalam benak kita, hari ini PKS sudah berubah, hari ini PKS tidak sama seperti kemarin, atau PKS podo karo liyane,” ujar Hadi.

Menurutnya, komitmen untuk terus berkontribusi kepada masyarakat harus senantiasa dikawal bersama oleh seluruh kader. 

Dalam kesempatan tersebut, Hadi juga mengingatkan tiga pilar atau syiar PKS. Salah satunya adalah rekrutmen yang membutuhkan kontribusi seluruh anggota. Ia mengajak kader untuk terus mengajak masyarakat kepada kebaikan.

“Barang siapa kita senantiasa memberikan ajaran, mengajak kepada kebaikan dan itu dilaksanakan oleh masyarakat, maka kebaikan itu akan senantiasa hadir memberikan kontribusi amal jariyah pada kita bersama,” katanya.

Karena itu, Hadi menegaskan pentingnya seluruh anggota untuk terus melakukan rekrutmen sekaligus pembinaan.

“Tidak ada kata bagi seluruh anggota PKS kecuali terus melakukan rekrutmen dan terus melakukan pembinaan,” tegasnya.


Kader PKS Diminta Terdepan dalam Kontribusi Kebangsaan

Hadi mengatakan, hadir dan lahirnya PKS merupakan komitmen kolektif untuk memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara. Ia meminta kader PKS untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat dengan membawa semangat kebangsaan.

“Kader PKS adalah kader yang harus senantiasa terdepan untuk mengatakan bahwa kami adalah Indonesia, NKRI harga mati,” ujarnya.

Menurut Hadi, memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat harus menjadi bagian dari perjuangan setiap anggota PKS.

“Kita harus terus meneguhkan bahwa PKS adalah partai pelayanan masyarakat, hidmat ummat adalah wujud dari perjuangan PKS sampai di tingkatan ranting,” katanya.


Tiga Hari Dibekali Wawasan dan Keterampilan

Ketua Panitia Kembara Menengah 1, Setyo Wartono, menambahkan, rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Ahad, 11-13 September 2026. 

Pada hari pertama, peserta mengikuti pembukaan serta sejumlah materi, di antaranya wawasan kebangsaan dan kepemimpinan serta bela diri praktis. Selama kegiatan, peserta juga akan mendapatkan materi wawasan kesehatan, termasuk pola hidup sehat, serta pertolongan hidup dasar.


Rangkaian Kembara akan ditutup dengan kegiatan puncak berupa long march.

Melalui Kembara Menengah 1 ini, peserta diharapkan tidak hanya mendapatkan pengalaman berkegiatan di alam terbuka, tetapi juga semakin kuat dalam wawasan kebangsaan, kepemimpinan, kedisiplinan, kebersamaan, serta kesiapan memberikan kontribusi di tengah masyarakat.

Sumber :