Jumat, 27 April 2018

Aturan Turunan UU Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Sudah Mendesak



Teipei (27/04) -- Tim Pengawas Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI yang melakukan kunjungan ke Taiwan menemukan banyak kasus hukum menimpa warga negara Indonesia yang bekerja di sana. 

Aturan turunan Undang-undang No 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) mendesak segera diterbitkan. 
"Undang-undang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia yang baru saja disahkan tahun lalu, perlu segera dibuat aturan turunannya," ujar anggota Timwas TKI dari Komisi IX DPR RI, Ahmad Zainuddin usai audiensi dengan PMI dan meninjau Kamar Dagang Ekonomi Indonesia (KDEI) representasi Republik Indonesia di Taipei, Taiwan, Kamis (26/4/2018). 

Usai Fitnah Akun, Muncul Black Campaign Spanduk


Depok (27/4) - PKS kembali menjadi korban fitnah. Usai foto salah satu kader dicomot sebuah akun untuk melakukan ujaran kebencian, kini beredar spanduk black campaign berisi fitnah terhadap PKS di bilangan Depok, Jawa Barat.

Ketua DPD PKS Kota Depok Mohammad Hafid Nasir mengatakan spanduk bertulis "PKS; Membawa Misi Merubah Negara Demokrasi Menjadi Khilafah Islamiyah" adalah fitnah dan tuduhan yang keji.

"Spanduk itu tidak berdasar dan fitnah. 
PKS sebagai partai politik di Indonesia yang berkiprah sejak tahun 1999 selalu mendukung dan memperkuat sistem demokrasi di negeri ini," kata Hafid di Depok, Jumat (27/4/2018).

Kamis, 26 April 2018

Ahmad Heryawan Kembali Raih Penghargaan sebagai Pemerintah Provinsi Terbaik


 
Jakarta (26/04) -- Ahmad Heryawan, Gubernur Jawa barat kembali meraih penghargaan dari Presiden Republik Indonesia. 

Penghargaan kali ini diberikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas prestasinya yang telah menjadi satu-satunya Provinsi dengan kinerja tertinggi nasional selama tiga tahun berturut-turut tahun 2014, 2015 dan 2016, dan berhak mendapatkan Parasamya Purnakarya Nugraha dari Presiden Republik Indonesia.

Komisi X: Daerah Belum Unggulkan Pariwisata



Jakarta (26/4) - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri menilai pariwisata belum menjadi sektor yang diunggulkan di daerah-daerah, padahal sektor ini termasuk urusan yang sudah didesentralisasikan sesuai dengan UU Otonomi Daerah. 

“Di pusat, menterinya sudah begitu semangat. Tetapi di daerah belum. Saya kira baru satu dua yang benar-benar semangat menggarap potensi ini,” ujarnya dalam Rapat Kerja dengan Menteri Pariwisata di Komplek DPR RI Jakarta, Rabu (25/4).

Rabu, 25 April 2018

Jaminan Kestabilan Harga Pangan di Jakarta Jadi Pembanding Kualitas Pemimpin Nasional


Jakarta (25/4) – Anggota komisi IV DPR Andi Akmal Pasluddin mengingatkan kepada pemerintah hingga saat ini dari sejak kepemimpinan orde baru, harga pangan menjelang puasa dan lebaran selalu bergejolak. 

Sesumbar Anies Baswedan sebagai gubernur Jakarta yang memberikan jaminan harga pangan stabil pada saat bulan Ramadhan di seluruh wilayah Jakarta akan menjadi bukti kelayakan siapa sesungguhnya yang layak memimpin negeri ini.

Partisipasi Masyarakat Bisa Bangkitkan Perekonomian Daerah


Jakarta (24/04) -- Anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS), Ahmad Junaidi Auly meminta pemerintah untuk mengikutsertakan masyarakat dalam pengembangan perekonomian daerah.

"Pemerintah daerah dan masyarakat harus beriringan dalam melihat potensi sumber daya daerah yang nantinya bisa dikembangkan dan perekonomian bisa terus tumbuh dengan bersinerginya antara pemda dengan masyarakat," ungkap Junaidi dalam agenda Seminar Badan Supervisi Bank Indonesia (BSBI) tentang peran dan tata kelola kantor perwakilan BI dalam pengembangan Ekonomi di Daerah , UNILA Bandar Lampung, Senin (23/04/2018) kemarin.

Selasa, 24 April 2018

Syaikhu Ajak Warga Majalengka Manfaatkan Peluang Usaha


Ahmad Syaikhu, Calon Wakil Gubernur Jawa Barat mengajak warga Majalengka untuk memanfaatkan berbagai peluang usaha yang ada di Majalengka. Hal itu ia kemukakan saat melakukan sosialisasi kampanye kepada warga di desa Burujul Wetan kecamatan Jatiwangi kabupaten Majalengka pada Minggu (22/4).

Menurutnya, Jatiwangi pernah memiliki industri yang membanggakan yaitu produksi genteng Jatiwangi yang sangat terkenal. Namun, produk genteng hari ini mengalami penurunan yang sangat drastis, diperkirakan yang bertahan hanya 10-20 persen saja.