Selasa, 26 Mei 2015

PKS Prihatin Densus 88 Takut OPM Tapi Ganas Menyangkut 'Teroris Islam'


SIKAP diam pasukan Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri dalam menghadapi ancaman terorisme kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) mengundang keprihatinan anggota DPR.
Anggota Komisi III DPR dari F-PKS Aboebakar Al Habsyi mengatakan, bahwa ancaman yang dilakukan mereka dalam melancarkan perang terbuka terhadap TNI, Polri dan masyarakat Papua merupakan bentuk teror yang nyata.

Sabtu, 23 Mei 2015

PKS: Alhamdulillah Prajurit Wanita TNI Boleh Pakai Jilbab


Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ledia Hanifa menyambut baik pernyataan Panglima TNI Jenderal Moeldoko yang mengizinkan prajurit perempuan TNI mengenakan jilbab dalam bertugas.
"Allhamdulillah, saya bersyukur sekali, karena orang pakai jilbab itu bukan semata-mata fashion, tapi karena ketaatan," ujar Ledia saat dihubungi ROL, Sabtu (23/5).

PKS: Myanmar tak Pantas Jadi Ketua ASEAN


Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS Ahmad Zainuddin meminta agar pemerintah Indonesia mengawal dan memastikan Myanmar melaksanakan empat poin kesepakatan untuk menyelesaikan masalah Rohingnya.
Dalam Deklarasi HAM ASEAN, ujar Zainuddin, Myanmar termasuk salah satu negara yang ikut melaksanakannya pada 2009 lalu. 
Deklarasi ini berdasarkan pada ASEAN Charter dan Universal Declaration of Human Rights makanya Myanmar harus benar-benar melaksanakan HAM dengan mau menyelesaikan masalah Rohingya dengan baik.

Jumat, 22 Mei 2015

Dana Buat MUI Ditahan Pemerintah, Fahri Hamzah Kesal


Wakil ketua DPR RI bidang Kesra Fahri Hamzah berjanji akan membantu mencairkan dana bantuan pemerintah untuk Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang tak lagi mengalir sejak 2014.
"Tidak ada alasan bagi negara untuk tidak memberikan anggaran bagi MUI," ujar Fahri saat berkunjung ke kantor MUI Pusat di Jakarta, Jumat (22/5/2015).

Fahri Minta Myanmar Dikeluarkan dari ASEAN


Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengusulkan untuk mengeluarkan Myanmar sebagai anggota ASEAN.
Hal ini buntut dari peristiwa pembantaian dan pengusiran masyarakat etnis Rohingya dari Myanmar yang membuat banyak masyarakat etnis Rohingya terpaksa meninggalkan tanah kelahirannya.
Politikus PKS ini mengatakan, Myanmar belum layak untuk dijadikan anggota ASEAN.

Rabu, 20 Mei 2015

Makna Kebangkitan Nasional Tak Hanya Sekedar Nostalgia


JAKARTA - Hari Kebangkitan Nasional harus dimaknai secara konstruktif, jangan sekedar nostalgia, apalagi menghadirkan perilaku destruktif. Oleh karena, tanggal 20 Mei merupakan sebuah hari yang monumental dan fenomenal. 
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menyampaikan hal ini di Ruang Komisi VIII DPR RI, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (20/5).

Anis Matta: Indonesia Harus Pimpin ASEAN Tangani Krisis Rohingya


JAKARTA – Sebagai negara terbesar di ASEAN, Indonesia harus memimpin dalam menangani krisis kemanusiaan Myanmar. Indonesia perlu menggalang solidaritas internasional untuk Rohingya. 
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta menyampaikan hal ini melalui akun Twitternya @anismatta, Ahad (17/5) malam.
Anis mengatakan krisis Rohingya merupakan krisis kemanusiaan yang melintasi batas-batas negara.