Senin, 12 Juni 2017

PKS: Peran TNI di RUU Terorisme Hanya Fungsi Intelijen




Jakarta (30/5) - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai peran TNI harus tetap dibatasi dalam penindakan terorisme. 
Anggota Komisi I dari Fraksi PKS Mardani Ali Sera menyebut peran TNI yang harus ditambah di dalam revisi Undang-undang Terorisme sebaiknya hanya terkait dengan fungsi intelijen.
"Kalau mau ada pelibatan TNI, sifatnya terbatas saja. Seperti dalam undang-undang TNI. Jadi harus jelas ruang bidangnya, salah satunya membantu Polri dalam bidang intelijen," ujar Mardani kepada kumparan (kumparan.com), Selasa (30/5).

Jumat, 09 Juni 2017

PKS Tegaskan tak akan Kirim Wakil ke Pansus Angket KPK



Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPR tetap teguh tidak akan mengirimkan nama anggota perwakilan dalam Pansus Angket DPR terhadap KPK. 
Kendatipun Pansus Angket tersebut telah terbentuk dan terdiri dari lima fraksi DPR.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid terkait tengah memasuki proses pencarian pimpinan Pansus angket KPK. 
"PKS istiqomah sudah memutuskan untuk tidak mengirimkan anggotanya dalam pansus sejak dari awal," kata Hidayat di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (5/6).

Minggu, 04 Juni 2017

Peran Islam Sentral Wujudkan Kemerdekaan RI


a
JAKARTA (4/6) -- Wakil Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidyat Nur Wahid kembali menegaskan peran umat Islam yang sentral dalam mewujudkan dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia (RI).

"Sejarah secara jujur jelas menegaskan peran umat Islam dalam merebut dan mengawal kemerdekaan. Itu menunjukkan fitrahnya umat Islam di Indonesia," kata Hidayat Nur Wahid dalam acara tasyakuran 74 tahun Hijriyah Proklamasi Kemerdekaan RI di Gedung DPP PKS Jakarta Selatan, Ahad (4/6/2017).

PKS Tasyakuran Kemerdekaan RI di Bulan Ramadhan


Jakarta (4/6) - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengadakan Refleksi dan Tasyakuran 74 Tahun Hijriyah Proklamasi Kemerdekaan 9 Ramadhan 1364 H, 17 Agustus 1945.
Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman mengatakan bahwa tasyakuran ini adalah pengingat tentang peristiwa kemerdekaan. 
Ada hal yang penting diingat yakni kemerdekaan bertepatan dengan Ramadhan.

Peringatan Kemerdekaan dalam Hijriyah Penghormatan Sejarah



JAKARTA (6/4) -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar Refleksi dan Tasyakuran 74 Tahun Hijriyah Proklamasi Kemerdekaan 9 Ramadhan di gedung DPP PKS, Jln TB Simatupang, Jakarta Selatan, Ahad (4/6/2017).
Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini mengatakan keluarga PKS betul-betul menghargai mata rantai sejarah. 
PKS sebagai entitas bangsa selalu memperingati kemerdekaan setiap 17 Agustus. "Tapi tanggal 9 Ramadhan keluarga besar PKS melakukan tasyakuran sebagai bentuk upaya, khususnya PKS agar menghargai kemerdekaan dari sisi sisi lain," papar Jazuli.

Jumat, 02 Juni 2017

FPKS akan Terus Walk Out Jika Fahri Hamzah Pimpin Paripurna


Jakarta (31/5) -- Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPR akan terus melakukan aksi 'walk out' jika Fahri Hamzah memimpin sidang paripurna DPR. 
Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid menuturkan, hal itu dilakukan hingga surat Fraksi PKS terkait pergantian Fahri sebagai pimpinan DPR ditindaklanjuti. 
"Ya, akan WO juga sampai surat fraksi ditindaklanjuti," kata Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (31/5/2017).

Politikus PKS Pertanyakan Status Tersangka Habib Rizieq



Jakarta (30/5) - Penetapan tersangka terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab masih menyisakan tanda tanya sebagian kalangan. 
Ketua DPP PKS Al-Muzzammil Yusuf mempertanyakan status Rizieq menjadi tersangka kasus chat mesum yang juga melibatkan Firza Husein.
Salah satu pertanyaan Muzzamil adalah polisi yang tak menetapkan penyebar chat Rizieq dengan Firza.