Kamis, 29 Agustus 2013

LSI: Kampanye Jokowi di Jatim Gak Ngefek, Karsa Menang 1 Putaran

Surabaya - Dukungan Jokowi terhadap cagub-cawagub Bambang DH-Said Abdullah (Jempol) yang diusung PDIP ternyata tidak berpengaruh banyak terhadap suara Jempol. Suara Jempol masih kalah jauh dari pasangan Soekarwo-Syaifullah Yusuf (KarSa).
Bahkan suara Jempol juga masih di bawah suara Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja (Berkah). Begitulah penilaian dari hasil survei yang digelar Lingkaran Survei Indonesia (LSI).
"Bukan Jokowi nya yang nggak berpengaruh tapi dukungannya yang tidak berpengaruh," kata Arman Salam dalam pers rilis di Hotel Mercure, Minggu (25/8/2013).
Direktur Riset LSI mengatakan, survei itu berisi pertanyaan, Jika Joko Widodo yang merupakan Gubernur DKI dari PDIP mendukung pasangan Bambang DH-Said Abdullah yang juga didukung PDIP, dari 4 pasangan berikut siapa yang akan ibu/bapak pilih?

Rabu, 28 Agustus 2013

Ribuan Massa Hadiri Kampanye Akbar "HELM" Cawako Pariaman Koalisi PKS-Golkar

PARIAMAN - Kampanye Akbar pasangan Cawako Cawawako Pariaman HELM (Helmi Darlis – Mardison Mahyuddin) Nomor 2 pada Ahad kemaren tanggal 25 agustus 2013 yang berlangsung di Lapangan terbuka Pantai Gandoriah Pariaman dihadiri lebih dari 10.000 ribu massa pendukung HELM No.2. 
Massa yang hadir berasal dari 4 (empat) kecamatan yang ada di kota Pariaman, yaitu kecamatan Pariaman Tengah, Pariaman Selatan, Pariaman Timur dan Pariaman Utara.

Selasa, 27 Agustus 2013

Kampanye Putaran Terakhir Syukur Hilmi Disesaki Ribuan Peserta

Tangerang - Pasangan No.2 Calon Walikota Abdul Syukur (Golkar) dan Wakil Walikota Hilmi Fuad (PKS) berhasil membuktikan janji mereka untuk menghadirkan 100.000 massa pendukung di Hari Minggu 25 Agustus 2013 yang bertempat di Lapangan Komplek Perum Angkasa Pura II.
Kampanye putaran terakhir itu juga di hadiri oleh juru kampanye tingkat nasional, provinsi dan daerah serta  tokoh-tokoh masyarakat.

Senin, 26 Agustus 2013

Dugaan Korupsi Hambalang, PKS Minta 15 Nama Anggota DPR Diproses

JAKARTA - Politikus PKS, Aboebakar Al Habsyi meminta Komisi Pemberantasan Korupsi menindaklanjuti temuan 15 nama anggota DPR dan pejabat yang tercantum dalam laporan hasil audit investigatif tahap II dugaan korupsi proyek Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional, Hambalang. 
Alasannya, BPK bukanlah lembaga yang berkewenangan menentukan adanya tindak pidana.

"Bila memang dalam laporan hasil audit BPK menyebutkan beberapa nama pejabat dan anggota DPR, itu perlu ditindaklanjuti oleh KPK," kata Aboebakar Al Habsyi, Sabtu (24/8).

Sabtu, 24 Agustus 2013

PKS Desak SBY Tarik Dubes Di Mesir

JAKARTA - Ketua Komisi I DPR RI asal PKS Mahfudz Siddiq meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk segera menarik Duta Besar RI berkuasa penuh di Mesir, terkait situasi yang berkembang di negara itu.
Mahfudz mengatakan penarikan duta besar meskipun hanya beberapa hari merupakan sinyal sikap Indonesia, dan memberikan dampak politik yang besar untuk mengawal nilai-nilai demokrasi yang kini diusung sebagai dasar bernegara oleh sebagian besar bangsa-bangsa di dunia.
Ia menyebutkan, posisi duta besar RI di Kairo, Mesir sangat dihormati dan punya bobot politik yang kuat.
“Dubes RI bahkan dijadikan dean of ambassador atau semacam penghulu para dubes, selain menjadi observer bagi Liga Arab,” tegas Mahfudz dalam rilis yang diterima Seruu.com, Jumat (16/8/2013).
Pemerintah Indonesia kata Mahfudz tidak perlu membenturkan usulan menarik dubes dengan urusan perlindungan WNI di negeri warisan para nabi tersebut.

Jumat, 23 Agustus 2013

Pilkada Kota Bogor: Pepabri Dukung Ru’yat-Aim

Bogor. Dukungan terhadap pasangan calon walikota dan Wakil Walikota Achmad Ru’yat – Aim Hermana terus mengalir. 
Kali ini dukungan datang dari Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (Pepabri) kota Bogor.
Ketua DPC Pepabri kota Bogor, Gatot Sujimin mengatakan, Pepabri memberikan dukungan kepada pasangan calon walikota dan wakil walikota Bogor, Achmad Ru’yat dan Aim Halim Hermana.

Lima pasang calon bertarung di Pilkada Kota Bogor

Sindnews.com - Lima pasang calon wali kota dan wakil wali kota Bogor, dipastikan bertarung dalam Pilkada Kota Bogor pada 14 September mendatang.
Hal itu berdasarkan data hari terakhir pendaftaran peserta Pilkada, di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor yang sudah mendaftar sebanyak lima pasang.
Lima Pasangan itu, Bima Arya Sugiarto-Usmar Hariman diusung Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), PKB, PBB dan Gerindra. Kemudian pasangan incumbent Achmad Ru'yat (Wakil Wali Kota) dan Aim Halim Hermana (Sekretaris Daerah) diusung PKS, Hanura dan PPP mendaftarkan diri sebagai calon wali kota dan wakil wali kota ke KPU Kota Bogor.