Selasa, 27 Januari 2026

Tinjau Banjir Pekalongan, Ketua DPW PKS Jateng Turun Langsung ke Lokasi Terdampak


Pekalongan – Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah, Hadi Santoso, turun langsung meninjau lokasi terdampak banjir di Kabupaten dan Kota Pekalongan, pada Selasa (21/1/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi warga terdampak sekaligus menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kabupaten Pekalongan dan DPD PKS Kota Pekalongan.

“Kami bersama tim turun langsung ke lapangan dan menyalurkan sejumlah bantuan melalui DPD Kabupaten Pekalongan dan Kota Pekalongan,” ujar Hadi di sela kunjungannya.

Hadi menyampaikan, banjir yang melanda wilayah Pekalongan belum sepenuhnya surut dan masih berdampak pada aktivitas warga. Sejumlah rumah terendam, sementara sebagian warga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako, pakaian, serta bantuan uang tunai untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.photo by Komdigi PKS Jateng

“Kami menyalurkan bantuan khusus kepada korban banjir di Kabupaten dan Kota Pekalongan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan nyata bagi para penyintas bencana,” katanya.

Selain itu, PKS juga menyalurkan berbagai alat kebersihan seperti sapu, pel, ember, dan cairan pembersih untuk membantu warga membersihkan rumah dan lingkungan pasca-banjir.

“Kami ingin memastikan warga tidak hanya terbantu saat darurat, tapi juga saat proses pemulihan. Alat kebersihan ini penting agar lingkungan bisa segera kembali layak huni,” kata Hadi.

Menurut Hadi, banjir di wilayah Pekalongan yang telah berlangsung lebih dari dua pekan ini harus menjadi sorotan penting, harapannya segera ada solusi dari permasalahan tersebut. Tidak hanya itu dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat curah hujan masih tinggi.

“Saya menghimbau warga untuk tetap siaga, mempersiapkan kebutuhan darurat, dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan, karena debit air sungai bisa kembali meningkat,” pungkasnya.

Sumber :