Jumat, 06 Februari 2026

Festival Tanjung Waka Batal, Alqassam Kasuba Kritik Kurasi KEN Kemenpar




Jakarta (06/02) — Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS, Izzuddin Alqassam Kasuba, menyoroti ketimpangan perhatian pemerintah pusat terhadap sektor pariwisata di wilayah Indonesia Timur. Berdasarkan data paparan Kementerian Pariwisata pada halaman 32, tercatat terdapat 11 event besar yang batal terlaksana pada tahun 2025, termasuk Festival Tanjung Waka di Maluku Utara.

Alqassam menyatakan kekecewaannya karena pembatalan tersebut berdampak langsung pada nadi perekonomian masyarakat lokal.

“Festival Tanjung Waka bukan sekadar pesta rakyat, tetapi harapan besar bagi pelaku UMKM dan pedagang kecil di Maluku Utara. Pembatalan ini tentu sangat menyakitkan,” ujar legislator asal daerah pemilihan Maluku Utara tersebut.

Ia mempertanyakan transparansi serta standar yang digunakan Kementerian Pariwisata dalam menentukan kelayakan sebuah acara untuk masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN).

Alqassam mendesak kementerian untuk membuka profil tim kurator yang terlibat agar publik mengetahui apakah mereka memiliki pemahaman yang memadai mengenai kondisi geografis dan tantangan di daerah kepulauan.

“Apa sebenarnya indikator yang dipakai dalam seleksi KEN ini? Siapa saja tim kuratornya? Saya ingin tahu latar belakang mereka. Jangan sampai standar yang dipakai hanya Jawa-sentris sehingga daerah seperti kami selalu kalah saing,” tegasnya.

Lebih lanjut, Alqassam mengusulkan agar pemerintah melakukan subsidi silang atau realokasi anggaran dari destinasi di Jawa atau Bali yang sudah mandiri secara komersial. Menurutnya, negara harus hadir untuk menyelamatkan acara-acara di wilayah Timur yang masih membutuhkan pendampingan agar tidak terus-menerus berguguran.

“Seharusnya anggaran dari event di Jawa atau Bali yang sudah mapan bisa dialihkan untuk menyelamatkan potensi wisata di Timur. Jangan biarkan kami berjuang sendiri dengan fasilitas terbatas,” pungkas Alqassam.

Sumber :