Jumat, 20 Februari 2026

Wujudkan Kepedulian Nyata, PKS Jawa Tengah Fasilitasi Beasiswa Pendidikan Tinggilalintang



Yogyakarta – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah menegaskan komitmennya dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan. 

Melalui momentum Bimbingan Teknis Daerah (Bimtekda) Jawa Tengah 2026, PKS secara simbolis menyalurkan beasiswa pendidikan kepada mahasiswa yang tengah menempuh studi di perguruan tinggi pada Kamis (12/2/2026).

Beasiswa ini diterima oleh Sebrina Syifa Artania yang sedang menempuh pendidikan S1 Manajemen di Untidar, Dimas Hasan Fadhlurrohman yang sedang menempuh pendidikan S1 Psikologi di Unimma, dan Dimas Husein Fadhlurrohman yang sedang menempuh pendidikan S1 Pendidikan Agama Islam di Unimma.

Ketua DPW PKS Jawa Tengah, Hadi Santoso mengatakan bahwa pemberian beasiswa tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian partai tidak hanya pada kesejahteraan kadernya tapi wujud nyata kepedulian terhadap masa depan bangsa.

“Langkah ini kami ambil sebagai bentuk dukungan nyata bagi pendidikan Indonesia. Kita meyakini bahwa keberlangsungan perjuangan partai sangat bergantung pada kualitas generasi penerus yang terdidik dan memiliki kompetensi tinggi” ujar Hadi.

PKS menetapkan kriteria bagi mareka yang ingin mengajukan beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP). Syarat utamanya adalah mahasiswa yang bersangkutan harus tergolong sebagai keluarga dengan keterbatasan ekonomi. 

Hal tersebut wajib dibuktikan secara administratif melalui kepemilikan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang diterbitkan secara resmi oleh pihak desa atau kelurahan setempat sebagai validasi kondisi finansial pendaftar.

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi X, Abdul Fikri Faqih menuturkan bahwa program ini adalah bagian dari kontribusi PKS dalam membantu pemerintah menyiapkan generasi unggul.

“PKS ingin menjadi mitra strategis pemerintah dalam memajukan dunia pendidikan. Dengan memprioritaskan pendidikan melalui penyaluran beasiswa KIP, kami sedang membangun fondasi generasi unggul yang nantinya akan berkontribusi besar bagi kemajuan bangsa” terang Fikri.

Lebih lanjut, Fikri menilai bantuan beasiswa berupa Kartu Indonesia Pintar (KIP) ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan investasi strategis partai. 

Dengan memastikan para mahasiswa yang mengenyam pendidikan tinggi mendapatkan akses pendidikan yang layak, partai sedang mempersiapkan pemimpin masa depan yang cerdas secara intelektual dan kokoh secara moral.

“Kita tidak ingin ada anak cerdas yang harus berhenti bermimpi hanya karena kendala biaya. Dengan SDM yang kompeten, kita optimis estafet perjuangan bangsa ini akan berada di tangan yang tepat” pungkasnya.

Sumber :