JAKARTA — Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Almuzzammil Yusuf, mengapresiasi kinerja Bidang Ketenagakerjaan (Bidnaker) PKS yang dinilai aktif menyerap aspirasi kaum buruh serta konsisten memperjuangkan keadilan dan perlindungan tenaga kerja di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Almuzzammil saat memberikan sambutan pada pembukaan kegiatan Upgrading & Konsolidasi Nasional Bidang Ketenagakerjaan PKS, yang digelar di Kantor DPTP PKS, Jakarta, Jumat (6/2/2026).
Menurut Almuzzammil, Bidnaker PKS hingga saat ini telah menunjukkan peran strategis dengan aktif berdialog bersama berbagai elemen pekerja, termasuk pengendara ojek online, serta menyelenggarakan diskusi-diskusi substansial untuk memastikan hadirnya keadilan dan perlindungan bagi tenaga kerja.
“Salah satu isu yang paling sering menyita atensi publik hari ini adalah sulitnya mencari pekerjaan dan tingginya angka pengangguran. Ini adalah persoalan besar yang harus dijawab secara serius,” ujar Almuzzammil.
Ia menegaskan, apabila PKS mampu berkontribusi nyata dalam menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan dengan tetap mengusung nilai Bersih, Peduli, Profesional, dan Negarawan, maka hal tersebut akan menjadi peluang besar menuju kemenangan historis PKS.
Almuzzammil menekankan bahwa PKS hadir untuk memastikan kaum pekerja mendapatkan kehormatan yang layak di negeri ini.
“Sebagaimana Rasulullah SAW memuliakan para pekerja, PKS berkomitmen memperjuangkan harkat dan kesejahteraan mereka,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kegiatan Upgrading Bidnaker menjadi sangat penting dalam merespons kondisi ekonomi nasional yang tengah menghadapi tantangan, seperti menurunnya daya beli masyarakat dan semakin sempitnya lapangan pekerjaan.
“Peran maksimal Bidnaker sangat dibutuhkan untuk melahirkan solusi yang tepat, agar pengangguran bisa ditekan dan kesejahteraan pekerja terus meningkat,” kata Almuzzammil.
Dalam kesempatan tersebut, Almuzzammil juga menegaskan komitmen PKS dalam mendukung perjuangan tenaga kerja agar memperoleh keadilan dan upah yang layak.
Ia menyebut, Fraksi PKS DPR RI secara konsisten mendorong pembaruan kebijakan ketenagakerjaan yang memperkuat sistem pengupahan, pemenuhan Kebutuhan Hidup Layak (KHL), perbaikan hubungan kerja, serta pembaruan mekanisme pemutusan hubungan kerja (PHK) yang lebih menjamin perlindungan bagi pekerja.
Menutup sambutannya, Almuzzammil berharap para pengurus Bidnaker DPW yang mengikuti kegiatan ini pulang dengan semangat yang lebih kuat untuk menjadi garda terdepan dalam perjuangan mewujudkan kesejahteraan pekerja.
“Bukan hanya semangat, tetapi juga pemahaman strategi dan langkah-langkah konkret yang harus diambil, termasuk bagaimana Islam memberikan panduan dalam mengatasi ketidakadilan dan mewujudkan kesejahteraan,” pungkasnya.
Sumber :