Selasa, 21 Juli 2026

Menaker Yassierli Ajak PKS Muda Jadi Generasi Pencipta, Bawa Indonesia Unggul Lewat Inovasi



JAKARTA — Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, mengajak kader PKS Muda untuk mempersiapkan diri menjadi generasi pemimpin yang mampu membawa Indonesia menjadi bangsa maju melalui inovasi.

Hal tersebut disampaikannya dalam Sharing Session pada penutupan PKS Muda Summit 2026 di Swiss-Belinn Kemayoran, Jakarta, Ahad (19/7/2026).

Di hadapan ratusan peserta, Yassierli mengungkapkan harapannya agar dua dekade mendatang para kader PKS Muda dapat memimpin Indonesia dengan menjadikan inovasi sebagai kekuatan utama bangsa.

"Saya memimpikan teman-teman PKS Muda di sini, 20 tahun lagi, memimpin bangsa Indonesia. Indonesia dikenal bukan lagi sebagai negara yang memiliki sumber daya alam semata, tetapi sebagai negara yang maju karena inovasinya," ujar Yassierli.

Ia menegaskan bahwa persaingan global saat ini tidak lagi ditentukan oleh melimpahnya sumber daya alam, melainkan oleh kemampuan suatu bangsa dalam menghadirkan inovasi, meningkatkan produktivitas, mengembangkan teknologi, serta membangun sumber daya manusia yang unggul.

Menurutnya, generasi muda memiliki modal besar untuk memenangkan persaingan tersebut karena DNA inovasi telah melekat dalam diri mereka.

"Saya melihat masa depan bangsa ini ada di tangan para pemuda. DNA inovasi ada dalam diri kalian sebagai generasi muda," katanya.

Yassierli menjelaskan bahwa inovasi bukan sekadar melahirkan ide-ide cemerlang, tetapi bagaimana ide tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Ide yang hebat belum tentu merupakan inovasi. Inovasi adalah ide yang mampu membawa manfaat bagi sesama. Inovasi selalu berawal dari sebuah masalah. Ketika Anda menghadirkan inovasi, berarti Anda telah memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yassierli juga mendorong generasi muda Indonesia untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi bertransformasi menjadi pencipta berbagai terobosan baru. Ia mencontohkan keberhasilan QRIS sebagai bukti bahwa anak muda Indonesia mampu menghasilkan inovasi yang berdampak luas.

"Saya memimpikan anak muda Indonesia tumbuh bukan hanya sebagai pengguna (user), tetapi naik kelas menjadi pencipta (creator), menghadirkan berbagai terobosan. Kita sudah punya buktinya, yaitu QRIS, yang merupakan hasil inovasi anak muda Indonesia," tuturnya.

Ia menambahkan bahwa inovasi tidak akan lahir secara individual, melainkan membutuhkan ekosistem yang saling mendukung melalui kolaborasi antara universitas, industri, komunitas, pemerintah, investor, media, dan para talenta.

Menutup pemaparannya, Yassierli mengajak seluruh peserta PKS Muda Summit untuk mulai membangun pola pikir sebagai generasi pencipta yang mampu memberikan solusi bagi masa depan Indonesia.

"Mulailah berpikir menjadi generasi pencipta untuk masa depan," pungkasnya.

Sumber :