Tampilkan postingan dengan label Dakwah Media. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dakwah Media. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 April 2017

Polling Twitter Pilkada Jabar: Publik Meyakini Ridwan Kamil Bakal Keok Jika Didukung PDIP Nasdem Dkk


Dakwah Media - Usai kalahnya Ahok-Djarot yang diusung koalisi PDIP Nasdem dkk di Pilkada DKI 2017, kini publik ramai membicarakan Pilkada Jawa Barat 2018.
Seperti diketahui, NASDEM sudah resmi deklarasi mengusung Ridwan Kamil sebagai cagub di Pilkada Jabar 2018. Dan kemungkinan besar PDIP juga akan bergabung seperti di Pilkada DKI.
Lantas bagaimana tanggapan publik terkait kans bagi calon yang diusung NASDEM PDIP di Pilkada Jabar 2018 pasca kekalahan PDIP Nasdem di DKI ?

Senin, 13 Maret 2017

Dipecat PPP Djan Faridz, Lulung: Saya tak Mau Menyakiti Umat Islam


Dakwah Media - Eks Ketua DPW PPP DKI Abraham Lunggana (Haji Lulung) blak-blakan pasca dipecat dari partai berlambang Ka'bah oleh Ketua Umum PPP Djan Faridz, hari ini Senin (13/3/2017).‎
Kepada TeropongSenayan, Haji Lulung mengaku selama ini banyak kekuatan besar yang mencoba mempengaruhi dan memintanya untuk mendukung petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.

Senin, 20 Februari 2017

Efek Ahok, Banteng Kocar-kacir, Megawati Shock



Dakwah Media - Sejumlah pasangan calon (paslon) yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kalah dalam Pilkada serentak yang digelar 15 Februari 2017. 
Dari 101 pilkada, kemungkinan 47 pasang calon sekaligus di 47 Pilkada, PDIP mengalami kekalahan. 
Rontoknya suara PDIP ini dinilai tidak terlepas dari efek negatif Ahok yang menjadi terdakwa penista agama.
Selain itu berbagai kebijakan Ahok semasa menjabat Gubernur DKI yang tidak pro rakyat (penggusuran, skandal off budget, sengkarut reklamasi dan perilaku sombong) menjadi pusat perhatian rakyat.

Ustadz Bachtiar Natsir Dituduh Cuci Uang, HNW: Ini Agendanya Bukan Lagi Penegakan Hukum, tapi Stigma Negatif kepada Ulama


Dakwah Media - Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri tengah membidik para petinggi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI dalam kasus dugaan penyelewengan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Yayasan Keadilan Untuk Semua (YKUS). 
Hanya saja kini polri mulai dikritisi juga untuk menilik dana corporate sosial responsibility (CSR) Yayasan Ahok Center.
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menyatakan sangat prihatin dengan diserat-seretnya Bachtiar Nasir dan YKUS dalam kasus TPPU. Menurutnya, dana sumbangan tersebut tidak ada tindak pidananya dan tidak terkait sama sekali dengan korupsi.