Tampilkan postingan dengan label Amien Rais. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Amien Rais. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 April 2019

21 Tahun PKS: Perjuangan Merawat Akal Sehat di Dunia yang Bergetah


Dua hari setelah Pemilu 2019, saya bercakap dengan tetangga. Usai mengucapkan terimakasih sudah memilih 02 dan PKS, saya memintanya untuk terus mendoakan agar PKS istiqomah. Juga mengabarkan raihan suara yang melejit.
"Ya, karena PKS punya visi dan misi yang bisa diterima akal sehat," katanya via pesan WhatsApp.
Terminologi 'Akal Sehat' belakangan ini memang semakin moncer paska dilontarkan oleh Rocky Gerung. 

Akal sehat gambaran dari cara berpikir yang tetap lurus meski banyak pihak yang berusaha membelokkannya. 

Dia juga cerminan dari kedalaman wawasan sehingga tetap berpikir jernih, objektif tanpa membabi-buta membela salah satu pihak.

Kamis, 14 Februari 2019

Pimpin Simulasi, Mardani: Kawal Kemenangan dari TPS Terdekat



Jakarta -- Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Mardani Ali Sera berpesan untuk mengawal kemenangan Calon Presiden 02 Prabowo-Sandi mulai dari TPS terdekat. 

Hal itu disampaikannya saat memimpin Simulasi Proses Pemilihan dan Perhitungan Suara TPS di Kertanegara, Selasa (12/2/2019).
"Mari kita kawal kemenangan Prabowo-Sandi pada 17 april 2019 dari TPS-TPS terdekat kita," kata Mardani.

Jumat, 14 Juli 2017

PKS dan Hak Angket KPK



Jakarta - Panitia khusus (Pansus) angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui rapat tertutup 7 April lalu telah memiliki pimpinan dan anggota dari berbagai perwakilan Fraksi DPR. 

Sebanyak tujuh fraksi di DPR telah mengirimkan nama-nama perwakilannya. Hanya Fraksi PKS, PKB dan Demokrat yang tidak mengirimkan perwakilannya karena menolak Pansus angket KPK.

Melalui angket DPR, Komisi anti rasuah akan diselidiki prosedur penyidikan terkait rekaman penyidikan Miryam S. Haryani, salah satu tersangka yang ditetapkan KPK atas korupsi e-KTP, juga atas indikasi adanya ketidakpatuhan KPK dalam penggunaan anggaran, dan pembocoran dokumen dalam pengusutan kasus korupsi. Ada kekhawatiran dari sebagian masyarakat dan saya sendiri angket KPK ini menjadi indikasi penggembosan jihad melawan korupsi oleh pihak-pihak tertentu.

Rabu, 28 Juni 2017

Rizieq Shihab dan 3 Pesan untuk PKS



Buronan kasus dugaan pornografi Rizieq Shihab sempat bertemu dengan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri. 
Tidak hanya itu, Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini dan Sekretaris Sukamta juga ikut menemaninya saat menemui Rizieq Shihab di Arab Saudi.
Pertemuan tersebut berlangsung pada Kamis, 15 Juni 2017 kemarin. Sehari sebelumnya, pada Rabu, 14 Juni 2017, Rizieq Shihab juga bertemu dengan politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais dan anaknya Hanafi Rais.

Pertemuan Rizieq dengan dua tokoh parpol itu berlangsung di kamar hotel Rizieq Shihab menginap. Dalam pertemuan dengan kedua tokoh tersebut, Rizieq Shihab tidak sendiri. Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) ini selalu ditemani salah satu pengacaranya, Buchory Muslim.
Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini mengungkapkan pertemuan dirinya dan para petinggi PKS lainnya dengan Rizieq Shihab merupakan kebetulan ketika mereka sedang umrah.
"Pertemuan itu pertemuan silaturahim, karena kita sama-sama lagi umrah menjelang kami tawaf wada, saat hendak bersiap kembali ke tanah air, kami bertemu Habib Rizieq. Akhirnya sekalian deh silaturahim," ujar dia kepada Liputan6.com di Jakarta, Jumat 16 Juni 2017.
Kebetulan, lanjut Jazuli, rombongannya menginap di hotel yang berada satu area dengan Rizieq Shihab.

Kamis, 15 September 2016

Karena PKS, Peta Politik Pilgub DKI Berubah Total


Peta politik Pilgub DKI 2017 semakin dinamis. Kini menguat opsi tiga pasang calon di Pilgub DKI yang akan dihelat Februari tahun depan itu.
Awalnya, pertarungan di DKI hanya akan diperebutkan partai yang mendukung Ahok dan yang menolak Ahok. 
Bahkan sudah ada deklarasi DPD PDIP, Gerindra, Demokrat, PKS, PAN, PPP dan PKB dengan nama koalisi kekeluargaan untuk melawan Ahok.

Rabu, 10 Juni 2015

PKS Siap Ditinggal KMP


Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengaku siap jika harus ditinggalkan Koalisi Merah Putih (KMP). 
Wacana ditinggalnya PKS dari KMP memang sempat bergaung kencang dalam beberapa hari ini.
Jika memang akan ditinggalkan oleh KMP, Ketua DPP PKS Aboe Bakar Alhabsyi menilai ini adalah saat yang tepat untuk instropeksi diri.

Kamis, 09 April 2015

Prabowo: Jangan Robek-robek Hukum !


Jakarta | POL
KETUA Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menghadiri acara Pelantikan Pengurus Pusat Partai Gerindra, di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta, pada Rabu (8/4/2015).
Dalam pidatonya yang juga dihadiri sejumlah petinggi Koalisi Merah Putih (KMP), Prabowo mengatakan bahwa KMP menginginkan kedamaian. Ia menegaskan para pelaku politik untuk lebih bisa menjaga hukum.

Minggu, 01 Maret 2015

Zulkifli Hasan Terpilih Sebagai Ketua Umum PAN 2015-2020


Zulkifli Hasan, Ketua Umum
Partai Amanat Nasional (PAN)
Periode 2015-2020. (rmol.co)
Bali. Melalui proses pemilihan suara yang ketat, akhirnya Zulkifli Hasan terpilih sebagai Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) periode 2015-2020 dalam kongres keempat partai itu di Nusa Dua, Bali, Ahad (1/3) malam.
Zulkifli Hasan berhasil mengalahkan Hatta Rajasa di Kongres IV PAN, Bali. Perolehan suara kedua calon tersebut bersaing dengan sangat ketat. 
Zulkifli memperoleh 292 suara sementara Hatta hanya mendapat 286 suara. Sebanyak 4 surat suara dinyatakan tidak sah.

Sabtu, 08 November 2014

Duet Fadli-Fahri Sangat Penting bagi Jokowi-JK



PUBLIC enemy? Maksud saya, apakah dua Wakil Ketua DPR kita, Fadli Zon (Gerindra) dan Fahri Hamzah (PKS) sudah ‘berhasil’ jadi musuh publik karena komentar-komentar pedas mereka terhadap Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla? Tampaknya iya, jika mengamati komentar-komentar di media sosial dan kolom komentar berita terkait program dan aksi presiden dan para pembantunya.
Sementara politisi Demokrat, Ruhut Sitompul, meski partainya tidak kompak dengan PDIP, masih cocok sebagai bumper-nya presiden di parlemen, sebagaimana dia lakukan saat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih berkuasa.

Selasa, 08 Oktober 2013

5 Finah Besar Yang Tidak Mempan Hancurkan PKS


Makassar - Kalau mau jujur, sepanjang usia PKS ikut di kancah politik pada 1999 sudah lima kali mendapat fitnah besar. 
Namun tak satupun fitnah besar itu diiringi bukti, kecuali hanya upaya membangun citra negatif.
Hasilnya, ranking PKS terus melesat dari peringkat 16 pada 1999, naik ke ranking ke-7 pada 2004 dan melesat ke ranking ke-4 pada 2009. 
Artinya, fitnah yang gencar dilakukan orang-orang yang tak suka partai Islam berjaya berbanding terbalik dengan naiknya dukungan terhadap partai Islam ini.
Kelima isu pertama sudah nyata-nyata tak terbukti, bahkan ada yang lewat pengadilan dan berujung bebas murni. Apa saja fitnah-fitnah besar itu ?