Jumat, 27 Desember 2019

Bentuk Tanda Cinta, PKS Jateng Kunjungi PKS Bali


Semarang, PKS Jateng Online - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah mengadakan perjalanan dengan tajuk “Muhibbah silaturahmi ukhuwah untuk DPW PKS Bali. 

Ketua DPW PKS Jawa Tengah Fikri Faqih menjelaskan bahwa kunjungan langsung struktur PKS Jateng ke Bali merupakan sarana untuk memperkuat soliditas antar pengurus partai dakwah.ini.
“Kita berharap dengan muhibbah ini , kita mampu untuk menguatkan soliditas struktur PKS.Jateng dan PKS Bali. Kita mendengar bahwa teman teman PKS di Bali sedang berjuang menghadirkan kembali barisan dakwah, Ini salah satu tanda cinta kita PKS Jateng untuk PKS Bali,” ujar Fikri yang juga membersamai beserta rombongan ke Bali.

Pemerintah RI Harus Nyatakan Sikap soal Muslim Uighur


Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari. 
Foto : dok/Man
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari mengatakan sepakat dengan langkah pemerintah Indonesia untuk tidak ikut campur urusan dalam negeri China terkait muslim Uighur. 

Namun, Ia meminta pemerintah untuk menyatakan sikap agar China memberikan kebebasan beragama terhadap warga negaranya.
"Menurut saya harus ada pernyataan sikap. Ya sikap itu bisa saja mengimbau jangan dilakukan pembatasan beribadah, berikan kebebasan untuk menjalankan agama bagi muslim yang ada di Uighur. 
Ada keberpihakan terhadap penindasan pada muslim Uighur," ujar Kharis melalui rilis yang diterima Parlementaria, Kamis (26/12/2019).

DOB Baru Jangan Dianggap Beban Keuangan


Anggota Komisi II DPR Teddy Setiadi (tengah). 
Foto : Sugeng/Man.
Anggota Komisi II DPR Teddy Setiadi dari Fraksi PKS mengatakan, pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) seharusnya jangan dianggap sebagai beban keuangan Pemerintah Pusat semata, tetapi juga dalam rangka mensejahterakan masyarakat sehingga dapat mewujudkan keadilan fiskal untuk masyarakat Jabar.

Teddy mengajak Gubernur dan masyarakat Jabar serius dalam pembentukan DOB dalam rangka mewujudkan sistem pemerintahan yang mampu memperkuat otonomi daerah. 
“Karena itu kita mengajak Gubernur Jabar lebih serius dalam pembentukan DOB, agar mampu berakselerasi dan berkolaborasi seperti daerah daerah lainnya, melihat Jawa Barat memiliki potensi yang besar,”ujarnya kepada Parlementaria saat Kunker Komisi II DPR ke Jabar baru-baru ini.

Selasa, 24 Desember 2019

Usulan FPKS tentang Kenaikan Dua Kali Lipat Anggaran Dasa Wisma, Disetujui Banggar


Jakarta (24/12) – Usulan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Komisi E untuk menaikkan anggaran Dasa Wisma PKK dari Rp 250 ribu menjadi Rp 500 ribu per bulan, disetujui Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta pada Rapat Paripurna, Rabu (11/12/2019) lalu. 

Demikian diungkapkan Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi E dari Fraksi PKS Solikhah, di kawasan parlemen Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
“Alhamdulillah peningkatan anggaran menjadi Rp 448 miliar per tahun untuk kenaikan tersebut. Saya ucapkan selamat dan bahagia untuk Ibu-Ibu Dasa Wisma di DKI Jakarta,” kata perempuan yang akrab disapa Ustadzah Lilik ini, Senin (23/12/2019).

Wawali Salatiga Ingatkan Tentang Kesabaran Kepada Kader PKS


Muh. Haris, Wakil Walikota Salatiga 
menyampaikan tausiyah tentang Kesabaran 
kepada ratusan kader PKS 
yang mengikuti Kemah Kebangsaan 
di Buper Senjoyo, Sabtu (21/12) 
usai menunaikan shalat dhuhur berjamaah.
Tengaran-Usai menunaikan shalat dhuhur berjamaah, Wakil Walikota Salatiga, Muh. 

Haris memberikan ceramah di hadapan ratusan peserta Kemah Kebangsaan PKS Jawa Tengah di Buper Senjoyo, Sabtu (21/12). 

Dalam ceramahnya, Ia mengingatkan tentang kesabaran yang harus dimiliki oleh seluruh kader PKS.

Menurutnya ada lima macam kesabaran yang harus dimiliki oleh seorang muslim. 

Diantara kesabaran yang disebutkan yaitu sabar dalam melaksanakan ketaatan, sabar dalam meninggalkan kemaksiatan, sabar dalam menghadapi musibah, sabar dalam bermuamalah dengan sesama manusia dan sabar dalam berdakwah.

Peran Ibu sebagai Pendidik Anak Bangsa


Pada hari ini, 22 Desember 2019, hari yang bertepatan dengan peringatan Hari Ibu Naasional, izinkan saya untuk mengajak kita semua untuk merenungkan peran para Ibu. 

Peran ibu sebagai pendidik pertama anak bangsa sangat penting. Jauh sebelum adanya institusi pendidikan seperti PAUD, para ibu sudah memulai pendidikan anak-anak mereka. 

Menyanyikan lagu-lagu kanak-kanak klasik yang sarat dengan pesan-pesan kebajikan dan membacakan cerita atau dongeng sebelum tidur. 

Kebiasaan sederhana yang sejatinya menyemai benih-benih pendidikan moral dan literasi yang kelak di kemudian hari akan sangat bernilai sebagai bekalan softskill dan sikap manusia unggul.

Minggu, 22 Desember 2019

Tingkatkan Kesiapsiagaan Bela Negara, PKS Gelar Kemah Kebangsaan

Dari Kiri: Ahmad Rifai (Ketua DPD PKS 
Kabupaten Semarang), KH Bukhori Yusuf (Anggota DPR RI 
FPKS), dan Muh. Haris (Wakil Walikota Salatiga) 
berpose bersama peserta usai acara pembukaan.
Senjoyo, Salatiga-Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah menggelar Kemah Kebangsaan bagi kader PKS Sabtu-Minggu (21-22/12) bertempat di Bumi Perkemahan Senjoyo, Kota Salatiga. 

Hadir membuka acara ini, KH Bukhori Yusuf, Anggota DPR RI FPKS dari Dapil Jawa Tengah 1.

Dalam orasinya, KH Bukhori mengatakan bahwa dengan Kemah Kebangsaan ini kader PKS diharapkan semakin meningkatkan semangat nasionalisme kader PKS kepada bangsa dan negera Indonesia. 

Dengan berbekal semangat cinta tanah air akan meningkat pula kesiapsiagaan kader PKS aktif terlibat dalam bela negara sebagai warga negara Indonesia.

Penerapan Ekonomi Hijau Perlu Disiapkan Kemenparekraf


Ledia Hanifa
Peningkatan Quality Tourism Experience diusung menjadi satu langkah prioritas Kementerian Pariwisata ke depan. 

Di dalamnya termasuk mengembangkan pembangunan pariwisata berkelanjutan, peningkatan kepuasan pengalaman wisata, peningkatan SDM terampil, peningkatan diversifikasi produk dan jasa, serta adopsi teknologi.

Anggota Komisi X Ledia Hanifa Amaliah menyambut baik langkah tersebut seraya memberi satu masukan khusus terkait ekonomi hijau (green economy).
“Tren industri dunia saat ini tengah mempopulerkan konsep green economy, ekonomi hijau. Di mana suatu kegiatan industri tidak hanya memberi nilai ekonomi bagi negara melalui pertambahan devisa tetapi sekaligus juga ramah lingkungan serta berkeadilan sosial. 
Tentu saja industri pariwisata pun tidak ketinggalan, bagaimana bisa memasarkan destinasi wisata yang tidak hanya indah secara fisik tetapi juga ramah lingkungan dan memberikan dampak kesejahteraan pada masyarakat sekitar.”

Dewan Apresiasi Kinerja Diskominfotik dan Jakarta Smart City


Jakarta – Anggota Legislatif PKS sekaligus Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta Dany Anwar memberikan apresiasi atas laporan kinerja Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) dan Unit Pengelola (UP) Jakarta Smart City Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
“Sambutan dan penjelasannya terperinci,” kata Dany yang berasal dari daerah pemilihan Jakarta Pusat.
Dalam kunjungannya, Selasa (17/12/2019) ke kantor UP Jakarta Smart City, di Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Blok B lantai 3 Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, rombongan DPRD DKI Jakarta diterima Kepala Diskominfotik DKI Jakarta Atika Nur Rahmania dan Kepala UP Jakarta Smart City Yudhistira Nugraha, dan kemudian rombongan anggota dewan mendengarkan tentang kinerja yang dilakukan kedua instansi tersebut.

Kamis, 19 Desember 2019

FPKS Soal Xinjiang : Kami Hormati Kedaulatan China dengan Pastikan Hak Warga Uighur


Jakarta (19/12) -- Isu tentang pelanggaran HAM di Xinjiang kembali menghangat. Hal ini mendapat perhatian dari beberapa pihak, termasuk DPR. 

Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta menegaskan Fraksi PKS memperhatikan dengan cermat peristiwa yang berkembang terkait Uighur ini, Rabu (18/12) di Jakarta.
“Kami Fraksi PKS menghormati kedaulatan dan keutuhan wilayah China dengan terus memastikan atas penghormatan dan penegakan HAM semua warga negara, termasuk khususnya warga Muslim Uighur di Xinjiang. 
Kebebasan beragama merupakan salah satu hak asasi manusia yang paling dasar. Kami percaya bangsa China menjunjung tinggi ajaran falsafah, kearifan dan kebijaksanaan Konfusian. 
Salah satu ajaran Konfusian adalah ‘REN’, yaitu sikap saling hormat terhadap sesama. Seharusnya ajaran ini tergambar dalam sikap mereka terhadap warga Uighur,” tegas Sukamta.

Jazuli Juwaini: Tantangan Bangsa Semakin Berat, Semangat Bela Negara Harus Semakin Kuat


Jakarta (19/12) -- Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini mengajak segenap komponen bangsa menanamkan semangat bela negara dalam setiap laku kehidupan berbangsa dan bernegara mengingat tantangan bangsa ke depan semakin berat.

Sebagaimana Mr. Syafrudin Prawiranegara dalam kondisi genting atas perintah Soekarno-Hatta mendirikan Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukit Tinggi Sumatera Barat pada 19 Desember 1948. Peristiwa sejarah itu kemudian diperingati sebagai Hari Bela Negara.
“Bela negara itu tanggung jawab kita sebagai rakyat dan warga negara, jadi bukan hanya domain militer atau angkatan bersenjata. Justru rakyat menjadi komponen penting dan strategis dalam bela negara. Caranya dalam setiap sikap dan perbuatan selalu menimbang kepentingan, keutuhan, persatuan dan kesatuan bangsa,” ungkap Jazuli.

PKS Riau Komitmen Membersamai Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Hingga 5 Tahun


Riau (19/12) -- PKS Riau merupakan salah satu partai yang mengusung Gubernur dan Wakil Gubernur tepilih Syamsuar-Edy Natar Nasution pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) tahun 2018 yang lalu. Sehingga posisi PKS di Provinsi Riau adalah sebagai rekan koalisi.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum DPW PKS Riau Hendry Munief kepada Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau Uung Abdul Syakur saat agenda silaturahim ke kantor Kejati Riau (17/12/2019).
“Kalau di pusat PKS di luar pemerintahan, namun kalau di Riau PKS di dalam pemerintahan, karena termasuk koalisi partai pengusung. Sehingga PKS memiliki tanggung jawab untuk membersamai dan mengawal hingga 5 tahun kedepan,” ungkap Hendry Munief.

Rabu, 18 Desember 2019

PKS Bandung Sukses Gelar Fun Walk to Tahura

Suasana Setelah Funwalk to Tahura
Lebih dari 650 ibu-ibu datang berbondong-bondong mengikuti kegiatan Fun Walk to Tahura yang diselenggarakan oleh Bidang Perempuan Ketahanan Keluarga Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bandung, di Taman Hutan Raya (Tahura) Ir. H. Juanda, Dago, Kota Bandung, Ahad pagi (15/12/2019).

Kegiatan ini dikemas secara enjoy sehingga para ibu merasa bahagia tercermin dari kecerian dan kekompakan setiap peserta mengikuti game.

Mayoritas peserta menginginkan kegiatan ini secara rutin diadakan sebab dapat bersilaturahim dengan kader perempuan lintas DPC.
“Alhamdulillah saya bisa bersilaturahim dengan teman-teman dari DPC lain,” kata peserta.
Ketua Umum DPD PKS Kota Bandung Khairullah menjelaskan bahwa kegiatan Fun Walk to Tahura bertujuan untuk meningkatkan soliditas atau kekompakan dalam beramal menyebarkan kebaikan-kebaikan.

Link and Match Dunia Vokasi Perlu Kompetensi dan Koordinasi Sinergis


Ledia Hanifa
Lulusan yang memiliki link and match dengan dunia kerja menjadi fokus pengembangan pendidikan vokasi dalam tiga tahun terakhir. Dengan menumpukan kegiatan pendidikan 70% di lapangan dan 30% persen di kelas diharapkan mampu menelurkan lulusan pendidikan vokasi yang lebih terampil di dunia kerja. 

Sayangnya fakta menunjukkan bahwa lulusan SMK, salah satu sekolah dengan sistem pendidikan vokasi, justru menyumbang angka pengangguran tertinggi di negeri ini.

“Fakta ini menunjukkan masih ada ketimpangan dalam konsep link and match antara dunia sekolah dengan dunia usaha dan dunia industri. Padahal sistem pendidikan vokasi sudah mengakomodir 70% praktek lapangan dan 30% teori. 

DPRD Harap Pembangunan DP 0 Rupiah di Cilangkap Dipercepat


Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta berharap pembangunan hunian Samawa (Solusi Rumah Warga) dengan down payment (DP) Rp 0 di Nuansa Cilangkap, Jakarta Timur dapat rampung lebih cepat.

PD Pembangunan Sarana Jaya selaku pihak yang membangun hunian tersebut menargetkan pembangunan hunian DP Rp 0 di Cilangkap itu dapat selesai dalam 18 bulan atau pada 2021.

Jumat, 13 Desember 2019

Industri Keuangan Sakit, DPR Minta Perbaikan dari OJK


Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati. 
Foto : Arief/mr

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati mengaku akan ‘mengejar’ pertanggungjawaban Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas permasalahan pada industri keuangan, terutama sektor asuransi yang banyak mengalami gagal bayar. 

Menurut Anis, melalui panitia kerja (Panja) yang akan dibebntuk, nantinya DPR RI akan menagih langkah-langkah perbaikan yang akan dilakukan lembaga pengawas industri keuangan tersebut.

“Ini masalah yang sangat serius. Ada beberapa asuransi. Ada Bumiputera, Jiwasraya dan lainnya. Intinya kita menuntut perbaikan dari OJK sebagai otoritas pengawas punya tanggungjawab penuh pada pengawasan industri keuangan,” kata Anis dalam pernyataan tertulis yang diterima Parlementaria, Kamis (12/12/2019).

Kemenag Jangan Masuki Wilayah Keimanan Yang Jelas Syariatnya

Anggota Komisi VIII DPR RI Nurhasan Zaidi. 
Foto : Andri/mr


Anggota Komisi VIII DPR RI Nurhasan Zaidi mengatakan bahwa Kementerian Agama merupakan wajah keberagaman Pancasila. 

Dalam sejarahnya, kata Nurhasan, Kementerian Agama bersifat vertikal dan tidak otonom, sehingga setiap Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag di seluruh Indonesia memiliki fungsi dan tupoksi yang luar biasa, kendati mempunyai persoalan yang berbeda-beda.

“Tupoksi Kemenag adalah menjaga keagamaan di dalam keberagaman, menjaga pendidikan baik madrasah maupun lembaga pendidikan lain. 

Jalan Moderasi dan Dialogis PKS - PGI: Modal Sosial Bangsa Besar

11 Desember 2019, mungkin menarik untuk menjadi episode simpel dari sampel (contoh) entitas bangsa besar. 

Ini hari ketika delegasi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang dipimpin langsung Presiden PKS, Mohamad Sohibul Iman berkunjung ke Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI). 

Seperti ucap Ketua PGI, Ibu Pdt. Henriette Hutabarat-Lebang saat konferensi pers, ini betul-betul merupakan “surprise”. Dalam dugaanku, ini bukan hanya surprise bagi PGI, tapi bagi PKS juga ini sejarah tersendiri. Inilah kali pertama secara resmi PKS ke PGI untuk ramah tamah bercakap hingga ± 2 jam.

Senin, 09 Desember 2019

Gelar Rakorwil 2019, PKS DKI Mantapkan Empat Program Utama

Jakarta (9/12) – Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) 2019 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta memantapkan Empat Program Utama yang menjadi program turunan dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS pada Rakornas 2019 beberapa waktu lalu.

Hal ini disampaikan Ketua Umum DPW PKS DKI Jakarta, Sakhir Purnomo di sela-sela acara Rakorwil 2019, yang digelar di salah satu hotel di Kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Ahad (8/12/2019).

Sakhir menyebutkan, keempat hal tersebut antara lain, 

Karakter Anti Korupsi Dapat Dibentuk Sejak Dini


Quatly Alkatiri (Foto: Away)
Surakarta, PKS Jateng Online – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Quatly Abdulkadir Alkatiri mengatakan bahwa Karakter Anti Korupsi dapat dibentuk sejak Usia dini. 

Penanaman karakter ini tentunya memerlukan peran keluarga di rumah maupun di sekolah.

Quatly menjelaskan bahwa penanaman karakter dapat dimulai dari hal-hal yang sederhana. 

Misalnya, mengembalikan uang kembalian jajan atau belanja. Ini berarti membiasakan anak agar tidak mengambil sesuatu yang bukan haknya. Disamping itu dapat juga dibiasakan agar anak, berani mengakui kesalahan, yang berarti mengajarkan nilai kejujuran.

UUD NRI 5.0, PKS The Guardian Of Democracy


BAMBANG Soesatyo (Bamsoet), Ketua MPR RI sepertinya sepakat dengan Ian Shapiro (1996) yang meyakini “Democracy is an ideology of opposition as much as it is one of government.” 

Oleh karenanya, Bamsoet kemarin (26/11/2019) bertandang ke markas parpol yang saat ini disebut Kang Eep Saefullah Fatah menjadi “Market Leader” oposisi di Indonesia; Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Kredit positif untuk Bamsoet, sejak dilantik sebagai pimpinan MPR RI beliau terus safari tokoh dan parpol untuk berdialog tema amandemen ini. Kali ini menjadi unik karena oposisi dan PKS cukup siap dalam menyiapkan batasan amandemen yang didorongnya.

Minggu, 08 Desember 2019

8 Pesan Kebaikan Habib Salim Segaf Al Jufri


Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Menyampaikan kebaikan, keindahan, dan kebenaran Islam kepada sesama, kadang sudah seperti nano-nano. 

Ramai rasanya. Kadang manis, kadang ada asamnya juga. Atau bahkan mungkin pahit-pahit manis seperti kopi dan gula ? 

Pernahkah juga muncul rasa geregetan, “Ini untuk kebaikan juga, kok yo moh-emoh tenan to tak kandani ?”

Hmmm, sebelum resah makin berkepajangan, ingatlah bahwa kita juga manusia yang punya banyak cela, orang lain juga tak sempurna. Yuk tenangkan hati, mari kita kembalikan kepada Sang Maha Sempurna Sang Pemilik Jiwa, Allah Azza Wa Jala. 

PKS dan Radikalisme: Ibarat Air dan Minyak

Upaya-upaya menyematkan radikalisme kepada PKS masih saja terjadi. Padahal keduanya ibarat air dan minyak. 

Tak bisa disatukan. Sekuat apapun usaha dilakukan, pasti akan sia-sia. 

Masih ingat dengan kisah Ayang Rumika ? Seorang ibu berkaos hitam dan berambut pendek yang membetot publik di Indonesia Lawyers Club (ILC).

Berkali-kali dia menyebut PKS dalam acara yang mengangkat tema soal ancaman kabut asap di Riau. Live. Tanpa naskah. Menjawab pertanyaan Karni Ilyas.

Dia satu pengungsi di Posko Kesehatan DPW PKS Riau. Mengisahkan perjuangannya menyelamatkan cucunya dari ancaman kabut asap yang mengganas.

Heboh! PKS Patahkan Kebijakan Karyawan Hotel Margo Tak Boleh Berhijab

Depok — Setelah sempat didatangi oleh anggota DPRD dari Fraksi PKS beberapa waktu lalu, (13/11/2019) yaitu Habib Syarif Gasim dan koleganya Hengky, yang sama-sama berasal dari fraksi PKS terkait aturan yang dianggap sangat merugikan, Hotel Margo akhirnya sempat menjadi pemberitaan heboh di beberapa media.

Hotel yang berada di jalan raya Margonda Depok itu, sempat menjadi perbincangan serius, baik di kalangan pejabat maupun masyarakat, karena dianggap menerapkan kebijakan yang sangat merugikan, yaitu melarang bagi siswa/mahasiswa yang melakulan magang/PKL mengenakan jilbab.