Rabu, 14 Februari 2018

Seluruh Aleg PKS Gelar Konsolidasi Nasional


Yogyakarta (13/2) -- Ajang konsolidasi anggota legislatif PKS se-Indonesia yang diselenggarakan Fraksi PKS DPR RI Selasa, 13 Februari 2018 resmi dimulai. Acara yang berpusat di Hotel Alana Yogyakarta ini diselenggarakan selama 4 hari, dari tanggal 13 sampai 16 Februari 2018.

Menurut Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini, kegiatan ini dikemas dalam agenda Rapat Pleno Istimewa Fraksi PKS se-Indonesia. Kegiatan ini melibatkan Fraksi PKS dari tingkat DPR hingga DPRD Kabupaten/Kota se-Indonesia.

"Kegiatan Rapat Pleno Istimewa Fraksi PKS Nasional ini kita gelar setiap tahun, sebagai ajang konsolidasi seluruh Aleg PKS. Aleg PKS garda terdepan memperjuangkan visi misi PKS 'berkhidmat untuk rakyat'. Maka dengan acara ini kita harapkan semakin mempertegas komitmen kerakyatan dan keummatan," jelas Jazuli.

Menurut Jazuli di dalam acara Rapat Pleno Istimewa Fraksi PKS Nasional akan dibahas beberapa isu strategis. Pertama, peran Aleg PKS untuk mendukung penguatan citra PKS. kedua, konsolidasi Aleg PKS untuk mendukung pemenangan Pilkada dan Pemilu 2019, ketiga pembahasan isu-isu strategis nasional dan daerah.

Sementara itu Ketua Panitia, Sukamta menyampaikan bahwa acara ini dihadiri 1.000 anggota legislatif PKS dari tingkat pusat, propinsi dan kabupaten/kota.

"Puncak acara akan berlangsung pada hari Kamis 15 Februari 2018 yang akan dihadiri Ketua Majelis Syuro PKS, Dr. Salim Segaf Al-Jufri serta Presiden PKS, Mohamad Sohibul Iman Ph.D," jelas Sukamta yang juga Sekretaris Fraksi PKS DPR RI.

Selain acara-acara persidangan, Legislator PKS se-Indonesia juga akan menikmati sajian "Ngaji Budaya" berupa pagelaran wayang kulit dengan lakon "Babad Wanamarta, Puntadewa Ratu" bersama dalang Ki Manteb Soedharsono pada Kamis malam.

"Kita harapkan Aleg PKS se-Indonesia nantinya juga berkesempatan untuk menikmati kuliner khas Jogja serta berbagai obyek wisata. Semoga semua dapat menikmati, dan masyarakat Jogja juga bisa mendapat manfaat, dari sisi ekonomi salah satunya," pungkas Anggota DPR RI Dapil DIY ini.

Sumber :