Tampilkan postingan dengan label Hasyim Asy'ari KH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hasyim Asy'ari KH. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Mei 2026

PKS Luncurkan Syiar Zulhijjah, Almuzzammil Tekankan Dampak Sosial dan Ekonomi Kurban


JAKARTA — Partai Keadilan Sejahtera resmi meluncurkan Syiar Zulhijjah sebagai momentum menguatkan ketakwaan, ukhuwah Islamiyah, dan kepedulian sosial umat di bulan penuh kemuliaan Zulhijjah 1447 H.

Jumat, 13 Oktober 2023

Mengapa Memilih PKS? Kiprah, Capaian, Data, Fakta, Bukti dan Kerja Nyata!

Dari kiri: Amin AK (Anggota DPR RI dari Jatim), 
KH Muslih Abdul Karim (Ketua DSP PKS, 
Alumni Langitan dan Denanyar), 
Gus Aam Wahib Wahab (Cucu Pendiri NU KH Wahab Chasbullah), 
H. Ahmad Syaikhu (Presiden PKS, Alumni Pesantren Buntet Cirebon)


oleh: Gus Aam Wahib Wahab
  • Cucu KH Wahab Chasbullah, Pendiri NU & Pahlawan Nasional.
  • Ketum Khitthah Ulama Nahdliyin (KUN)
  • Ketum Forum Silaturahim Kyai Ulama Habaib Indonesia (FORSIKUHABIN)

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Bismillahirrahmanirrahim

SIAPA DAN MENGAPA MEMILIH PKS?

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Partai Keadilan Sejahtera (PKS) adalah Partai Politik yang sah menurut UU Pemilu, berbasis agama Islam, yang sejak 2004 sudah ikut Pemilu dan diajak koalisi dalam Pilpres. Menurut saya, PKS adalah partai yang perjuangannya sesuai, selaras, senafas dengan PERJUANGAN NAHDLATUL ULAMA sebagaimana dicontohkan oleh para Muassisnya.

Sabtu, 05 November 2022

Inspektur Upacara Perkemahan Santri Nasional, HNW: Pramuka Jadi Sarana Cinta NKRI



Jakarta (04/11) — Enam Ribuan Pramuka dari 100an pesantren se Indonesia pada Kamis, 3 November 2022, berdatangan ke Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta. Kedatangan mereka di bumi perkemahan yang sangat popular itu untuk mengikuti ‘Perkemahan Pesantren Nasional (Perpenas) IV’.

Kegiatan yang dikoordinasi oleh ‘Majelis Pesantren dan Ma’had Da’wah Indonesia (Mapadi)’, suatu Ormas yang membidangi kegiatan kepesantrenan itu berlangsung mulai tanggal 3 hingga 5 November 2022.

Minggu, 08 Mei 2022

Perjuangkan Jadi Pahlawan Nasional, Presiden PKS Ziarah ke Makam Kiai Kholil Bangkalan


Bangkalan (07/05) — Presiden PKS Ahmad Syaikhu Awali Silaturahim Syawal di Jatim dengan Ziarah Makam Syaikhona Kholil Bangkalan.

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu melakukan serangkaian kunjungan silaturahim Syawal di Jawa Timur. Syaikhu mengawali kunjungannya dengan ziarah makam Syaikhona Cholil, Sabtu, (7/5/2022).

Jumat, 10 September 2021

Tolak Terorisme dan Radikalisme, HNW: Bahasa Arab Bukan Cara Penyebarannya, Pancasila Serap Kosakata Bahasa Arab


Jakarta (10/09) — Anggota DPR sekaligus Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, mengkritisi dan mengoreksi pengaitan Bahasa Arab sebagai cara penyebaran Radikalisme sebagaimana pernah dinyatakan oleh mantan Menteri Agama, Fachrul Razi atau memperbanyak bahasa Arab sebagai sarana penyebaran Terorisme sebagaimana dinukil dari pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Kertopati.

HNW mengingatkan justru ungkapan serapan yang berasal dari Bahasa Arab banyak disebut dalam Pancasila, yang membuktikan bahwa Bahasa Arab (kemahiran maupun memperbanyak penyebutannya) tidak terkait dengan radikalisme maupun terorisme.

Minggu, 25 April 2021

Sebut PKI Gemar Belokkan Sejarah, Tifatul Sembiring: Hati-hati Mereka Masuk ke Pelajaran Sejarah dan Kurikulum



Jakarta (23/04) — Anggota DPR RI, Tifatul Sembiring belum lama ini menyoroti kabar munculnya sejumlah nama tokoh komunis dalam Kamus Sejarah Indonesia Jilid I. Tifatul mengaku sepakat dengan pernyataan bahwa sejarah kekejaman Partai Komunis Indonesia (PKI) tengah dibelokkan.

Menurutnya para anggota atau pengikut PKI memang gemar memutarbalikkan fakta dan membelokkan sejarah Indonesia. Dia menuturkan bahwa pihak PKI tak senang dengan sejarah yang ada atau yang lurus. Maka pembelokkan sejarah dilakukan oleh mereka.

Rabu, 28 Oktober 2020

Lomba Pidato Biografi Tokoh Bangsa, Ketua FPKS: Nilai-Nilai Keteladanan Harus Tersampaikan



Jakarta (27/10) — Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini menyampaikan harapan-harapan yang harus diteladani dari terselenggaranya Lomba Pidato Biografi Tokoh Bangsa yang diselenggarakan Fraksi PKS DPR RI.

Hal ini disampaikan Jazuli dalam penutupan Lomba Pidato Biografi Tokoh Bangsa 2020, Jakarta, Selasa (27/10) melalui virtual. Jazuli menyampaikan bahwa Fraksi PKS selalu berada dalam tiga garis perjuangan yaitu Keummatan, Kerakyatan dan Mengokohkan Nilai-Nilai Nasionalisme Indonesia.

Minggu, 06 September 2020

Hidayat Ingatkan Pesan Bung Karno Jas Merah


Di hadapan alim ulama, santri dan tokoh masyarakat se Kabupaten Karawang Jawa Barat, Wakil Ketua MPR RI Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid MA mengingatkan, sejak lama umat Islam Indonesia, memiliki hubungan yang sangat baik dengan negaranya. Bahkan Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan warisan dari jihad para ulama dan umat Islam.

Karena itu, umat Islam harus aktif mengisi kemerdekaan, sebagai bentuk syukur kepada Allah, dan terima kasih kepada para ulama. Dengan cara, ikut aktif berpartisipasi dalam pembangunan. Serta untuk mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dari ancaman perpecahan.

Kamis, 09 Juli 2020

Kenangan KH Hilmi Aminuddin di Tebuireng


Pendiri Partai Keadilan Sejahtera (Saat itu bernama Partai Keadilan) KH Hilmi Aminuddin telah berpulang. Almarhum wafat pada hari Selasa (30/6/2020).

Ustadz Hilmi, begitu para kader PKS biasa menyapanya. Sosok berilmu nan tawadhu ini adalah pengarah gerakan dakwah yang mengambil ijtihad melalui jalan politik. 

Rabu, 14 Agustus 2019

Mewakili PKS, Cicit KH Hasyim Asy'ari Kembali Terpilih Jadi Anggota DPRD Jawa Barat


Bandung -- Cicit pendiri Nahdlatul Ulama (NU) Hadratussyekh KH Hasyim Asy'ari, Abdul Hadi Wijaya kembali terpilih menjadi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat mewakili masyarakat Karawang dan Purwakarta yang akan dilantik 2 September 2019. 

Abdul Hadi sendiri adalah keturunan kelima dari Hadratussyekh KH Hasyim Asy'ari.

Secara silsilah, Abdul Hadi menerangkan Hadratussyekh KH Hasyim Asy'ari memiliki putri tertua bernama Khairiyah Binti Hasyim. Dari Khairiyah kemudian lahir dua putri yakni Abidah yang merupakan nenek Abdul Hadi dan Jamilah.

Kamis, 25 Juli 2019

HNW : Islam Dan Sejarah Perjalanan Bangsa Indonesia Seiring Sejalan


Jakarta- Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) melihat masih ada pandangan miring elemen masyarakat Indonesia yang belum sepenuhnya memahami bahkan menafikan peran dan kiprah umat Islam Indonesia dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia hingga sekarang. 

Minimnya pemahaman tentang Islam menyebabkan pandangan yang keliru yang mesti disikapi secara bijak.
“Faktanya, umat Islam Indonesia merupakan salah satu elemen besar di Indonesia yang perannya sangat seiring sejalan dengan perjalanan sejarah negara Indonesia terutama di era perjuangan bangsa Indonesia merebut kemerdekaan dari tangan penjajah, lalu di era proses terbentuknya negara Indonesia termasuk proses perumusan dasar dan ideologi negara sampai perannya dalam mengisi kemerdekaan hingga kini,” ujarnya.

Rabu, 27 Maret 2019

Hidayat Nur Wahid : Pemilu Adalah Sarana Melanjutkan Perjuangan Ulama



Diskusi dua arah menjadi ciri khas Wakil Ketua MPR RI Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid MA, saat menyampaikan sosialisasi empat Pilar MPR. 

Demikian pula saat politisi kelahiran Prambanan Jawa Tengah itu memberikan materi sosialisasi Empat Pilar, kerjasama MPR dengan Yayasan Berkah Mulia Indonesia di Aula Masjid Al Falah, jl. Mampang Prapatan I RT 05/06 Mampang Jakarta Selatan Senin (25/3), malam.

Pada kesempatan itu, Hidayat menanyakan peran ulama dalam menyelamatkan Pancasila dan NKRI. Berkali-kali para peserta mencoba menjawab tanya tersebut, tapi hingga peserta kelima tidak ada satupun yang bisa menjawab dengan sempurna, sampai akhirnya, Hidayat pun menjawab sendiri pertanyaan yang diajukannya.

Sabtu, 02 Maret 2019

Hidayat : Masyarakat Tidak Boleh Bosan Mengikuti Sosialisasi Empat Pilar MPR


Wakil Ketua MPR RI DR. H.M Hidayat Nur Wahid MA, Mengajak masyarakat pada umumnya dan umat Islam pada khususnya tak bosan-bosan mengikuti sosialisasi Empat Pilar MPR. 

Karena sesungguhnya, sebagian materi sosialisasi, itu berisi sejarah perjuangan bangsa, khususnya pengorbanan umat Islam dalam merebut dan mempertahankan NKRI.

Dengan mengikuti kegiatan sosialisasi, kata Hidayat berarti mengenang dan mengingat kembali jasa umat Islan, dan para ulama yang ikut berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Kamis, 14 Februari 2019

HNW : Dengan Mosi Integral, Indonesia Kembali Menjadi NKRI



Kepada ribuan ibu anggota majelis taklim, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) mengucapkan selamat datang di Gedung Nusantara IV, Komplek Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, 14 Februari 2019.
“Selamat datang di gedung wakil rakyat”, ujarnya. Dikatakan, masyarakat bebas datang ke komplek parlemen. 
“Di sini bisa melihat persidangan dan perdebatan wakil rakyat”, ucapnya. Komplek yang berada di kawasan Desa Gelora, Senayan, itu disebut oleh HNW sebagai salah satu tujuan wisata bagi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum lainnya. “Kawasan ini masuk cagar budaya”, ucapnya.

Selasa, 08 Januari 2019

Hidayat Nur Wahid Mengunjungi Arsip Nasional Republik Indonesia



Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid melakukan kunjungan ke Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Jl. Ampera Jakarta Selatan, Kamis (3/1). 

Politisi PKS, itu tiba pukul 14.00, mengenakan baju Koko kuning kecoklatan, dipadupadankan celana kain hitam, dan peci hitam. 

Kedatangan Hidayat di kantor ANRI disambut Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia Dr. Mustari Irawan beserta jajarannya.

Kepada Hidayat, Dr. Mustari Irawan menyampaikan penghargaan dan terimakasih atas kunjungan Wakil Ketua MPR. Diharapkan kunjungan tersebut menjadi contoh bagi masyarakat agar gemar mengunjungi museum, termasuk ANRI. Karena tempat seperti ANRI menyimpan sejarah dan pengetahuan yang sangat banyak, menyangkut masa lalu.

Rabu, 22 Agustus 2018

HNW: Tatap Indonesia Berkemajuan Dengan Meneladani Karakter Para Pahlawan Bangsa


Cikarang - Indonesia baru saja memperingati HUT RI Ke-73 pada tanggal 17 Agustus 2018. Momen hari itu mengingatkan seluruh bangsa akan perjuangan luarbiasa tanpa mementingkan ego golongan ras dan agama seluruh elemen bangsa salah satunya peran para ulama dan umat Islam Indonesia dalam meraih satu cita bersama yakni Indonesia merdeka.

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) mengungkapkan bahwa kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 adalah satu momen menegaskan dan mengingatkan kembali bahwa pernah ada para tokoh bangsa dari kalangan Islam, non Islam sampai kalangan nasionalis yang tidak malu untuk saling mendukung satu sama lain, saling menyemangati untuk menghadirkan satu terobosan luarbiasa hanya untuk kepentingan Indonesia.

Selasa, 08 Mei 2018

Hidayat Nur Wahid: Jika Ada Yang Bilang Islam Indonesia Radikal, Lihat Sejarah Fatwa Jihad Dan Mosi Integral Indonesia



Jakarta – Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) memberikan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kepada ratusan guru serta pelajar SMP IT Baitussalam Prambanan Jawa Tengah. 

Acara yang digelar di Gedung Nusantara V, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Jumat (4/5/2018) diikuti secara antusias, apalagi saat HNW memberikan materi perihal sejarah perjuangan Indonesia. Hadir mendampingi HNW, Kepala Biro Humas Setjen MPR RI Siti Fauziah.

Selasa, 20 Maret 2018

Hidayat Nur Wahid: Ke-Islaman Dan Ke-Indonesiaan Tidak Terpisahkan


Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menegaskan bahwa ke-Islaman, ke-umatan, tidak terpisahkan dengan ke-Indonesiaan. Ke-Islaman dan ke-umatan dengan ke-Indonesiaan adalah ibarat dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan.
“Jadi saya ingin katakan bahwa kemasjidan, keulamaan, dengan ke-Indonesiaan merupakan satu hal yang melekat,” kata Hidayat dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR kepada 543 pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) dari 65 kelurahan se-Jakarta Selatan, di Aula Rumah Jabatan Anggota DPR, Kalibata, Jakarta, Minggu (18/3/2018).

Minggu, 22 Oktober 2017

Santri dan Ulama Terdepan Perjuangkan NKRI


Jakarta (22/10) -- Bangsa Indonesia memeringati Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober. 

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman turut mengucapkan selamat Hari Santri Nasional kepada segenap santri dan ulama di Indonesia.

Tanggal 22 Oktober sendiri amat istimewa dalam perjalanan kehidupan bangsa Indonesia. Sohibul Iman menyebut, 22 Oktober 72 tahun yang lalu, para ulama yang dimotori Hadratush Syaikh KH Hasyim Asy'ari mengeluarkan seruan Resolusi Jihad. Seruan itu disambut para santri dengan berjihad mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia yang baru seumur jagung.

"72 tahun yang lalu pekik takbir para kiai dan santri membahana, membumbung tinggi ke langit angkasa Surabaya. Para ulama dan santri berjuang membentengi negeri yang baru saja merdeka," ujar Sohibul Iman di kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang No 82, Jakarta, Ahad (22/10/2017).

Sohibul Iman menambahkan, jika bangsa ini tidak boleh melupakan jika para santri dan ulama adalah para pejuang. Mereka berjuang di garis depan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "22 Oktober Resolusi Jihad dikumandangkan para ulama, membakar semangat perjuangan mengusir penjajah dari kota pahlawan," tutur Sohibul.

Ia pun menyeru agar umat dan juga bangsa Indonesia memberikan pernghormatan kepada ulama berkat tindakan nyatanya yang selalu mencintai NKRI. "Hormatilah ulama, cintailah para santri. Selamat Hari Santri Nasional semoga Allah SWT memberikan keberkahan," ucapnya.

Sumber :

Jumat, 22 September 2017

Hidayat Nur Wahid: Refleksi Peristiwa Hijrahnya Rasulullah Sebagai Rujukan Umat Islam


Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid memberikan tausiah subuh dalam "Subuh Berjamaah" di hadapan jamaah umum dan Forum Umat Islam (FUI) Jumat (22/9) di Mesjid Agung Darussalam, Cilacap.

Alumni pesantren Gontor yang menempuh studi di Madinah selama 13 tahun ini mengambil topik mengenai momen hijrah Nabi Muhammad ke Madinah yang kini diperingati sebagai Tahun Baru Islam, yang menjadi penentu bagi umat Islam Indonesia untuk memiliki rujukan dalam perjalanan dan perjuangan Islam.