Tampilkan postingan dengan label Achmad Ru'yat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Achmad Ru'yat. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Desember 2024

Serikat Pekerja XL Sampaikan Aspirasi Terkait Merger pada Fraksi PKS DPR RI


Jakarta (05/12) –– Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini, bersama Anggota Komisi IX Achmad Ru’yat dan Anggota Komisi XII Muh Haris, menerima aspirasi dari serikat pekerja XL yang diwakili oleh Mustakim, Ketua Serikat Pekerja XL. Pertemuan ini membahas kekhawatiran terkait proses merger antara XL Axiata dan Smartfren.

Dalam pertemuan tersebut, Mustakim menyampaikan keresahan serikat pekerja mengenai kurangnya transparansi dari pihak Axiata terkait proses merger ini. 

Sabtu, 27 Mei 2023

Hadiri Puncak Miladi PKS Ke 21, Khoirudin: Optimis Siap Menangkan Pemilu Legislatif DKI Jakarta



Jakarta – Hadir dalam perayaan Puncak Milad Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ke 21, Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS DKI Jakarta Khoirudin, optimis akan meraih kemenangan pada Pemilu dan Pilpres 2024 untuk kemajuan Jakarta. Hal tersebut diungkapkan Khoirudin dalam sambutannya, Sabtu (20/5/2023) di Istora Senayan, Jakarta.

“Kabar gembira buat kita semua lembaga survei Indonesia (LSI) telah mensurvei nasional pada Januari 2022 , di antaranya memotret Jakarta sebelum Anis Baswedan diumumkan jadi calon presiden oleh PKS dengan responden 1.200. Hasilnya PKS memperoleh 38,2 persen,” jelas Khoirudin mengutip hasil survei LSI.

Kamis, 23 Februari 2023

Ketua BPW Banjabar DPP PKS Achmad Ru’yat: Sambut Tanda-Tanda kemenangan Pilpres dan Pemilu di Jakarta



Jakarta – Ketua Bidang Pembinaan Wilayah (BPW) Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat (Banjabar) DPP PKS, Achmad Ru’yat mengajak Bakal Calon Anggota Dewan (BCAD) DPR RI dan DPRD DKI Jakarta untuk menyambut tanda-tanda kemenangan Pilpres dan Pemilu 2024 dan meraihnya di DKI Jakarta. 

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada acara Launching Bakal Calon Anggota Dewan (BCAD) PKS DPR RI dan DPRD Provinsi DKI Jakarta serta Pelantikan Koordinator Daerah Pemilihan (Kordapil) PKS DKI Jakarta di ruang Binakarna, Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan (19/2/2023).

Jumat, 13 Oktober 2017

PKS Siap Ikut Pemilu 2019


Jakarta (14/10)- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) siap mengikuti Pemilihan Umum (Pemilu) untuk ke-4 kali bila dihitung sejak reformasi digulirkan di Indonesia tahun 1998. 

Hal ini dibuktikan dengan kehadiran jajaran Pimpinan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS ke Kantor Komisi Penilihan Umum (KPU) Pusat, Sabtu (14/10/2017) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Sekretaris Jenderal PKS Mustafa Kamal mengatakan seluruh dokumen persyaratan yang dibutuhkan untuk verifikasi partai politk telah dilengkapi PKS. “Sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku di KPU, PKS sampaikan dokumen 100 persen seluruh 34 provinsi (DPW) dan DPP,” ujar Kamal.

Rabu, 26 Juli 2017

PKS Harap Kemenangan Jabar Lengkapi Kemenangan DKI dan Banten


thumbnail

Jakarta (26/7) – Wakil Ketua PKS Wilayah Dakwah (Wilda) Banten, Jakarta, dan Jawa Barat (Banjabar) Achmad Ru’yat menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kader PKS atas kemenangan Anies-Sandi dalam Pilkada DKI 2017.

Menurut Wakil Walikota Bogor periode 2009-2014 ini, kemenangan PKS di DKI Jakarta melengkapi kemenangan PKS, setelah sebelumnya kemenangan di Provinsi Banten.

Selasa, 08 Oktober 2013

5 Finah Besar Yang Tidak Mempan Hancurkan PKS


Makassar - Kalau mau jujur, sepanjang usia PKS ikut di kancah politik pada 1999 sudah lima kali mendapat fitnah besar. 
Namun tak satupun fitnah besar itu diiringi bukti, kecuali hanya upaya membangun citra negatif.
Hasilnya, ranking PKS terus melesat dari peringkat 16 pada 1999, naik ke ranking ke-7 pada 2004 dan melesat ke ranking ke-4 pada 2009. 
Artinya, fitnah yang gencar dilakukan orang-orang yang tak suka partai Islam berjaya berbanding terbalik dengan naiknya dukungan terhadap partai Islam ini.
Kelima isu pertama sudah nyata-nyata tak terbukti, bahkan ada yang lewat pengadilan dan berujung bebas murni. Apa saja fitnah-fitnah besar itu ?

Sabtu, 14 September 2013

Ruyat-Aim 35,2% Quick Count Pilkada Kota Bogor Calon PKS Menang Satu Putaran


BOGOR - Pemungutan suara Pilkada Kota Bogor telah berlangsung hari ini, Sabtu (14/9/2013) mulai dari pukul 07.00 sampai 13.00. 
Pencoblosan berlangsung di 1.814 tempat pemungutan suara di 68 kelurahan dan enam kecamatan dengan jumlah pemilih sebanyak 673.938 orang.
Dari hasil Quick Count yang dirilis akun twitter @pkskotabogor, Pilkada Kota Bogor yang diikuti lima pasang calon ini dimenangkan oleh pasangan Achmad Ruyat-Aim Halim Hermana yang diusung PKS, PPP dan Hanura dengan perolehan 35,2 %.

Jumat, 23 Agustus 2013

Pilkada Kota Bogor: Pepabri Dukung Ru’yat-Aim

Bogor. Dukungan terhadap pasangan calon walikota dan Wakil Walikota Achmad Ru’yat – Aim Hermana terus mengalir. 
Kali ini dukungan datang dari Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (Pepabri) kota Bogor.
Ketua DPC Pepabri kota Bogor, Gatot Sujimin mengatakan, Pepabri memberikan dukungan kepada pasangan calon walikota dan wakil walikota Bogor, Achmad Ru’yat dan Aim Halim Hermana.

Lima pasang calon bertarung di Pilkada Kota Bogor

Sindnews.com - Lima pasang calon wali kota dan wakil wali kota Bogor, dipastikan bertarung dalam Pilkada Kota Bogor pada 14 September mendatang.
Hal itu berdasarkan data hari terakhir pendaftaran peserta Pilkada, di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor yang sudah mendaftar sebanyak lima pasang.
Lima Pasangan itu, Bima Arya Sugiarto-Usmar Hariman diusung Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), PKB, PBB dan Gerindra. Kemudian pasangan incumbent Achmad Ru'yat (Wakil Wali Kota) dan Aim Halim Hermana (Sekretaris Daerah) diusung PKS, Hanura dan PPP mendaftarkan diri sebagai calon wali kota dan wakil wali kota ke KPU Kota Bogor.

Jumat, 24 Mei 2013

LHI dan Prahara PKS, "Skenario Yang Tak Sempurna"


Skenario itu dibuat begini. Malam itu, Ahmad Fathonah (AF) dan Maharani (M) ketemu di hotel Le Meridien itu. AF sudah kontak LHI untuk datang ke hotel dan dia sudah siapkan 1 M.
Sang pembuat skenario sudah mengkondisikan media dan KPK untuk bersama menggrebek. LHI akan ketangkap basah: bersama wanita seksi dan bukti 1 M. Sempurna!
Skenario lanjutannya juga sudah disiapkan. Selain M, akan muncul juga Ayu Azhari (AA), Vitalia Sesha (VS), Kiki Amalia (KA) dan terakhir Darin Mumtazah (DM) serta mungkin wanita-wanita lain yang dipaksa keluar.
Tapi Sang Maha Pembuat Skenario berkehendak lain. LHI tidak datang ke hotel. Mestinya penggrebekan itu ditunda karena pemain utamanya tidak datang.