Tampilkan postingan dengan label Tamsil Linrung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tamsil Linrung. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Maret 2018

Perjuangkan Korban Konflik Dunia, PKS Datangi UNHCR di Jenewa



Jenewa (14/3) - Membawa misi memperjuangkan nasib pengungsi dan korban konflik dunia, Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Aljufri dan Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini beserta delegasi Fraksi PKS menyambangi kantor United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) atau Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi di Jenewa Swiss Kamis (14/3).

Delegasi terdiri dari Jazuli Juwaini, Nasir Jamil, Tamsil Linrung, Sutriyono dan Yudi Koutoky didampingi langsung oleh Duta Besar/Perwakilan Tetap RI untuk PBB Hasan Kleib dan ditemui oleh Volker Turk dan Indrika Lawatte dari Komisi UNHCR. 

Minggu, 09 Juli 2017

KPK Akan Panggil Semua Politikus yang Disebut Terima Dana E-KTP



Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menargetkan pemeriksaan terhadap para politikus yang diduga terkait dengan megakorupsi proyek e-KTP tuntas pada pekan ini. 

Mulai hari ini, Senin, 10 Juli 2017, secara maraton penyidik kembali memanggil sejumlah anggota dan mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang mangkir dari panggilan pemeriksaan sebelumnya. 

“Kami berharap mereka yang dipanggil memahami kewajiban hukum untuk hadir sebagai saksi,” kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, melalui pesan pendek, Ahad, 9 Juli 2017.

Jumat, 11 April 2014

Membaca "Pertemuan Dubes Amerika dengan KPK"


KPK PROJO DI BACK UP USA
Duta besar Amerika Robert O Blake Jr datangi kantor KPK sore ini (Jumat, 11/4/2014). Informasi yang diberikan oleh jubir Johan Budi; kedatangan dubes amerika untuk mengenalkan diri kepada pimpinan KPK.

Saya jadi ingat peristiwa ketika dubes sebelumnya Scot Marcier yang tahun lalu datang ke KPK dan setelah kedatangan itu, LHI di tahan KPK. Kedatangan Robert Blake kali ini di dampingi oleh beberapa agen FBI. Alasannya Robert Blake bahwa akan adanya hubungan kerjasama dan saling belajar antara KPK dan pemerintah Amerika. 

Selasa, 08 Oktober 2013

5 Finah Besar Yang Tidak Mempan Hancurkan PKS


Makassar - Kalau mau jujur, sepanjang usia PKS ikut di kancah politik pada 1999 sudah lima kali mendapat fitnah besar. 
Namun tak satupun fitnah besar itu diiringi bukti, kecuali hanya upaya membangun citra negatif.
Hasilnya, ranking PKS terus melesat dari peringkat 16 pada 1999, naik ke ranking ke-7 pada 2004 dan melesat ke ranking ke-4 pada 2009. 
Artinya, fitnah yang gencar dilakukan orang-orang yang tak suka partai Islam berjaya berbanding terbalik dengan naiknya dukungan terhadap partai Islam ini.
Kelima isu pertama sudah nyata-nyata tak terbukti, bahkan ada yang lewat pengadilan dan berujung bebas murni. Apa saja fitnah-fitnah besar itu ?