Tampilkan postingan dengan label Susilo Bambang Yudhoyono. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Susilo Bambang Yudhoyono. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 September 2024

MENOLAK LUPA! PRESTASI 7 KADER PKS DI PUNCAK KEKUASAAN



Oleh: Bang Emzi

PKS sejak zaman Gus Dur sudah berkoalisi dengan penguasa. Lalu oposisi ketika zaman Presidennya Megawati, dan kembali berkoalisi saat dengan SBY. Kemudian balik lagi jadi oposisi di masa Jokowi. Dan sekarang (mungkin) akan berkoalisi dengan Prabowo.

Koalisi atau oposisi adalah hal biasa aja dalam politik.

Yang penting apapun pilihannya, kontribusi adalah kata kuncinya. Apakah saat berkuasa banyak melakukan pemberdayaan, atau malah banyak melakukan pelanggaran? Apakah saat jadi oposisi banyak advokasi, atau malah ikutan melanggar konstitusi?

Senin, 10 Juli 2023

Kisah Amri Arsyid Diantar Pak Jusuf Kalla


oleh: Amri Arsyid

Sebagai tokoh bangsa, kami jelas butuh nasehat dan insight Bapak Jusuf Kalla. Maka, Rabu, 5 Juli 2023, bersama Bapilu dan para Bacaleg PKS, saya berkunjung ke Wisma Kalla, Makassar untuk menadah petuah berharga beliau.

Alhamdulillah, Pak JK, ditemani jajaran Direksi Kalla Group, mensupport perjuangan PKS dalam ikhtiar check and balances demokrasi kita. Beliau berpesan agar PKS menjaga konsistensi dan kedekatan dengan bangsa. Meski topik diskusi kami menyentuh situasi perpolitikan baik skala lokal maupun nasional, suasana berlangsung cair. Ada selingan guyon dan gelak tawa.

Kamis, 18 Mei 2023

PKS Sumsel Siap Hadir Meriahkan Milad Ke-21 PKS, Muhammad Toha ; Ada 3 Target 2024



Palembang – Selama 21 tahun PKS telah hadir dan ikut serta membangun Indonesia melalui perjuangan politik, Ketua DPW PKS Sumsel Muhammad Toha, S.Ag mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT dan merencanakan akan ikut serta pada Peringatan Milad ke-21 PKS dengan tema “Semangat Perubahan Untuk Persatuan Bangsa”, Sabtu (20/05/23) nanti di Istora Senayan, Jakarta.

Minggu, 16 April 2023

Fenomena Flexing Pejabat +62, dan Catatan Untuk PKS

PKSFoto/Juliyanto 
Oleh: Alpen Pebri

Ada sebuah istilah yang sedang naik daun akhir-akhir ini, yaitu "flexing". Istilah ini merujuk pada perilaku seseorang yang gemar memamerkan kekayaan dan kemewahan yang dimilikinya.

Flexing atau pamer kekayaan bukanlah sesuatu yang baru ditengah masyarakat Indonesia. Dulu, orang pamer kekayaan terlihat dari banyaknya perhiasan emas yang menempel ditubuhnya. Era keterbukaan media sosial sekarang orang yang hobi pamer kekayaan semakin mendapat panggung.

Selasa, 18 Januari 2022

Haters Menghujat, Lovers PKS Menjawab!


Saya pribadi “membersamai” PKS sejak 1999, yaitu saat pemilu multipartai pertama paska keruntuhan Orde Baru. Waktu itu saya mulai mengajak lingkup terdekat untuk memilih PKS (yang waktu itu masih Partai Keadilan). 

Dan hasil pemilu saat itu benar-benar jauh dari harapan, PK hanya menempati posisi 1,7 persen suara dan tidak lolos syarat minimal untuk ikut pemilu berikutnya. Setelah berubah menjadi PKS, suara partai ini naik secara signifikan pada 2004 dan menempatkan Hidayat Nur Wahid sebagai Ketua MPR RI.

Minggu, 18 Juli 2021

Marhaban ya Dr. Salim

Foto: Halaman Kantor DPW PKS Kaltim 
di Samarinda


Partai Keadilan Sejahtera mulai memunculkan nama Dr Salim Segaf al Jufri ke kancah bursa kepemimpinan nasional. Hal ini terlihat dari munculnya gambar besar beliau di beberapa tempat pada pekan pertama bulan Juli 2021 ini, termasuk di tempat saya tinggal Kota Bontang dan juga di Samarinda serta kota-kabupaten lainnya di Kalimantan Timur.

Dr. Salim dikenal sebagai ketua majelis syuro PKS yang menggantikan Hilmi Aminuddin (almarhum) dan dimasanya pula goncangan internal PKS melanda. Namun, sosok beliau mampu memberikan ketenangan kepada anggota PKS dengan tausyiah-tausyiah yang menyejukkan.

Kamis, 11 Maret 2021

Draft Peta Jalan Pendidikan kok Mengkudeta Agama?


Setahun sudah banyak dari kita 'Di Rumah Aja' akibat pandemi Covid-19 melanda dunia. 12 Maret mendatang genap setahun bagi saya menjalani Belajar Dari Rumah (BDR). Selama setahun itu pula banyak hal kita jalani. Banyak hal baru dalam kurun waktu itu.

Teranyar kita mungkin semakin terbiasa mendengar dua istilah ini yaitu kudeta dan dosa.

Jika kudeta identik dengan partai Demokrat, dosa identik dengan Mendikbud. Bukan berarti Mendikbud banyak dosa. Tapi belakangan pendiri Gojek ini mengatakan bahwa ada 3 dosa yang masih ada di ranah pendidikan.

Jumat, 25 Desember 2020

Menteri Sosial yang Viral ketika Tak Lagi Menjabat


Ada menteri yang viral ketika masih menjabat, ada juga yang viral ketika justru tak lagi menjabat. Sebuah akun Instagram mengangkat Habib Salim Segaf Al-Jufri ke salah satu unggahannya. Menteri Sosial tahun 2009-2014
"Gak minta ceban. #merindink" 

Akun Instagram itu juga menuliskan di gambar yang ditampilkan: Menteri Sosial yang tak gemar pencitraan. Rela tidur beralaskan tikar demi rasakan penderitaan rakyat.

Kamis, 03 September 2020

Bahas RUU Cipta Kerja, Politisi PKS: Indonesia Jangan Mau Didikte WTO


Jakarta (03/09) — Anggota Badan Legislasi DPR RI dari Fraksi PKS, Mulyanto, mengingatkan Pemerintah jangan terlalu longgar berlakukan ketentuan impor terkait produk pertanian.

Wakil Ketua Fraksi PKS Bidang Industri dan Pembangunan itu mendesak Pemerintah jangan mau didikte World Trade Organization (WTO) dalam menetapkan aturan impor pangan yang akan dicantumkan dalam pasal-pasal RUU Cipta Kerja.

Sabtu, 11 Juli 2020

In Memoriam Ustad Hilmi Aminuddin

Oleh Anton Apriantono

Assalamualaikum wr wb.

Saudara2ku, saya ingin berbagi kisah tentang peran Ustad Hilmi dalam perjalanan hidup saya. Allah telah mentakdirkan saya menjadi menteri pertanian 2004-2009 itu melalui tangan Ustad Hilmi. Ini kisahnya.

Setelah pak SBY terpilih sebagai presiden maka partai-partai pendukung beliau menyiapkan para calon yang akan dijadikan menteri oleh beliau.

Rabu, 19 Februari 2020

IIFP ke-4 Kukuhkan Keberpihakan pada Kemanusiaan, Kesejahteraan dan Perdamaian Dunia

Jakarta -- Penyelenggaraan pertemuan International Islamic Forum of Parliamentarins (IIFP) ke-4 yang dihelat sejak 13 Februari berakhir hari ini, Sabtu (15/02/2020). 

Fraksi PKS DPR RI selaku tuan rumah mengucapkan selamat dan berharap hasil-hasil yang dicapai dapat memperkuat peran IIFP dalam memperkuat kerjasama antaparlemen dan dunia internasional.

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini yang juga Wakil Ketua IIFP dalam penutupan acara menerima ucapan terima kasih dan apresiasi dari Ketua IIFP Dr. Abdul Majid Menasrah (Aljazair).
"Terima kasih kepada Fraksi PKS atas kepanitian acara yang dinilai berhasil optimal dan kepada Indonesia atas keramahannya dalam menyambut delegasi IIFP dari negara-negara peserta.
Semua fasilitasi dan keramahan itu membuat IIFP merasa berada di rumah sendiri. Terima kasih," ungkap Abdul Majid.

Minggu, 08 Desember 2019

PKS dan Radikalisme: Ibarat Air dan Minyak

Upaya-upaya menyematkan radikalisme kepada PKS masih saja terjadi. Padahal keduanya ibarat air dan minyak. 

Tak bisa disatukan. Sekuat apapun usaha dilakukan, pasti akan sia-sia. 

Masih ingat dengan kisah Ayang Rumika ? Seorang ibu berkaos hitam dan berambut pendek yang membetot publik di Indonesia Lawyers Club (ILC).

Berkali-kali dia menyebut PKS dalam acara yang mengangkat tema soal ancaman kabut asap di Riau. Live. Tanpa naskah. Menjawab pertanyaan Karni Ilyas.

Dia satu pengungsi di Posko Kesehatan DPW PKS Riau. Mengisahkan perjuangannya menyelamatkan cucunya dari ancaman kabut asap yang mengganas.

Selasa, 02 Juli 2019

Pesan Penting Habib Salim untuk Kader PKS: Jangan Menutup Dakwah Kepada Siapapun


TUNTANG, PKS Jateng Online – Ketua Majelis Syuro (KMS) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Habib Dr Salim Segaf Al-Jufri menyampaikan sejumlah pesan penting untuk para kader PKS Jawa Tengah.

Pesan-pesan tersebut disampaikan saat memberikan tausiyah dalam Halal Bihalal kader dan struktur PKS Jateng pada Ahad (30/6/2019) di Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
“Jangan menutup dakwah pada siapapun, jangan mempersulit dakwah lebih dari Islam sendiri. Jangan sampai orang-orang melihat dakwah itu eksklusif, sulit dimasuki bahkan lebih sulit dari masuk Islam,”kata Habib Salim.

Jumat, 21 Juni 2019

Konsolidasi Tanpa Mengabaikan Check And Balance


Anggota MPR dari Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, saat menjadi pembicara ‘Diskusi Empat Pilar MPR’, Press Room, Komplek Parlemen, Jakarta, 17 Juni 2019, mengatakan partai politik dibangun untuk mengejar kekuasaan namun hal demikian harus diimbangi dengan nurani dan mendahulukan kepentingan bangsa. 
"Jangan hanya kekuasaan ", ujarnya dalam diskusi bertema ‘Konsolidasi Partai Politik di Parlemen Pasca Pemilu 2019’ itu.
Selepas Pemilu 2019, Jazuli Juwaini mengharap agar partai politik yang lolos parlement threshold membangun konsolidasi institusi parlemen. Dimaksud dengan konsolidasi institusi parlemen adalah seluruh partai yang mempunyai kursi di DPR lebih mendahulukan tugas-tugas DPR yang dirasa penting dan besar.

Senin, 18 Maret 2019

Habib Salim: Muhammadiyah Elemen Penting Umat dan Indonesia


SEMARANG, PKS Jateng Online - Ketua Majelis Syuro (KMS) Partai Keadilan Sejahtera Salim Segaf Al-Jufri mengatakan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Muhammadiyah adalah elemen penting umat dan Bangsa Indonesia.

Hal itu disampaikan pria yang akrab disapa Habib Salim ini saat bersilaturahmi dengan Pengurus Wilayah (PW) Muhammadiyah Jawa Tengah pada Senin (11/3/2019) di Kantor PW Muhammadiyah Jalan Singosari Raya 33, Pleburan, Semarang Selatan, Kota Semarang.

Habib Salim Ajak Kader Perkuat Hubungan dengan Allah SWT untuk Meraih Kemenangan


SEMARANG, PKS Jateng Online - Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al-Jufri mengajak para kader PKS untuk memperbanyak doa dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT untuk meraih kemenangan, salah satunya kemenangan PKS dalam Pemilihan Umum 17 April 2019 mendatang.
"Allah SWT tidak akan menyia-nyiakan usaha kita untuk memenangkan partai ini, kuncinya kita perkuat hubungan kita, perbanyak doa dan istighfar kita, "katanya saat memberikan arahan dalam konsolidasi Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW) PKS Jawa Tengah, Senin (11/3/2019) di Kantor DPW PKS Jateng Jalan Kelud Utara nomor 46, Kelurahan Petompon Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang.

Rabu, 16 Januari 2019

PKS: Antara 2009 dan 2019


Lagi heboh #10YearChallenge. Netizen berlomba-lomba memajang foto dirinya. Membandingkan saat 2009 dan 2019. 

Banyak perubahan. Dari kurus jadi gemuk. Dulu jomblo sekarang sudah menikah dan punya anak.

Sepertinya bagus juga tantangan ini dibuat untuk partai politik. Apalagi tahun 2019 ada pemilu. 

Rentang 10 tahun pastinya banyak perubahan, terlebih di panggung politik yang dinamis.

Nah, izinkan saya memotret Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ya...Rentang waktu 10 tahun, apa saja perubahan yang sudah dilakukan partai dakwah ini.

Rabu, 28 November 2018

Habib Salim : Jadikanlah Dakwah Sebagai Panglima dan Menangkan Allah


Azam kita bukan menang untuk berkuasa. Namun menang untuk melayani umat. Menangkan agama Allah maka Allah akan menangkan dakwah kita.

Itulah pesan Habib Salim Al Jufri saat silaturahim dengan sekitar 60 ikhwan dan akhwat di Gedung DPP PKS, Jakarta Selasa sore (27/11/2018). 

Hadir mendampingi Habib Salim diantaranya Ustadz Amang Syafruddin, Ustadz Wibowo dan Ustadz Yusni.

Dari pihak ikhwah yang dulunya dinamakan Forum Kader Peduli (FKP) seolah-olah kembali ke rumahnya. Dari FKP diantaranya hadir Ustadz Habibullah Lc, Ustadz Mintasa, Ustadz Yudi Rahmat, Ustadz Nasir, Ustadz Haikal dan Ustadz lainnya.

Minggu, 23 September 2018

PKS: Ulama Dukung Prabowo-Sandiaga Menang di Pilpres 2019


Jakarta (23/9) -- Ketua Departemen Politik DPP PKS Pipin Sopian menegaskan Pasangan Calon Presiden Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno didukung oleh kalangan ulama sebagaimana hasil Ijtima’ Ulama II beberapa waktu lalu.

Oleh karena itu, Tenaga Ahli DPR RI ini menegaskan dukungan ini juga sekaligus komitmen ulama memenangkan paslon yang diusung PKS, Gerindra, PAN, dan Partai Demokrat ini.
“Untuk itu kita ingin semua pihak, umat, dan ulama untuk bersatu memenangkan Prabowo-Sandi, untuk bisa berkhidmat untuk umat dan bangsa”, tegas Pipin di acara Deklarasi Kampanye Damai di Silang Merdeka Barat Daya Monas, Jakarta, Minggu (23/09).

Senin, 16 Juli 2018

Presiden PKS Tegaskan Nama Capres Cawapres Dibahas Bareng Koalisi



Jakarta -- Soal nama-nama pasangan Capres dan Cawapres yang diusung PKS akan dibahas bersama dengan partai-partai koalisi. 

Hal ini disampaikan oleh Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman usai pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Kantor DPP PKS, Sabtu (14/7/2018).

Sohibul Iman mengatakan sampai batas deklarasi pasangan calon presiden dan wakil presiden, belum ada nama-nama yang final. Sohibul Iman menegaskan deklarasi calon presiden dan wakil presiden yang akan diusung PKS sebelum 10 Agustus.