Tampilkan postingan dengan label Soeharto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Soeharto. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Juli 2021

HNW Kritik Manuver Perpanjang Masa Jabatan Presiden dengan Dekrit Atau Amandemen Konstitusi di Masa Pandemi


Jakarta (03/07) — Di saat covid-19 makin mengganas, hingga akhirnya Pemerintah berlakukan PPKM Darurat, Anggota DPR yang juga Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, menyesalkan berbagai pihak di luar MPR yang masih bermanuver dan mewacanakan hal inskonstitusional perpanjangan masa jabatan Presiden dengan amandemen UUD NRI 1945 via referendum atau dengan dekrit Presiden.

Padahal, kata Hidayat, ditengah pandemi Covid-19 yang semakin mengkhawatirkan, mestinya semua manuver, langkah dan kebijakan yang ditempuh adalah yang konstitusional dan membantu bangsa dan negara sebagai kontribusi konstruktif untuk menyelamatkan Bangsa dan Negara dari covid-19 dan segala dampaknya.

Selasa, 07 Juli 2020

Mengenang Perjuangan Ustadz Hilmi di Era Permulaan Dakwah PKS




Oleh Aus Hidayat Nur

Habib Aboe Bakar Al Habsyi adalah orang pertama yang mengajak saya dan teman-teman mahasiswa UI mengaji kepada Ustadz Hilmi Aminuddin. Waktu itu, Habib Aboe sendiri masih sekolah di SMA Negeri 7 Jakarta.

Saya bersama beberapa aktivis Masjid Arif Rahman Hakim Salemba UI memulai pengajian ini di sebuah Masjid di Jl Kebon Kacang Tanah Abang. Setelah beberapa kali berjalan rutin, pengajian pun pindah ke rumah salah satu aktivis Masjid ARH di daerah Kebon Melati. Sekitar 300 meter dari rumah Ustadz Hilmi.

Kamis, 19 September 2019

Habibie : Dibalik Seorang Tokoh, Selalu Tersembunyi Peran Dua Perempuan, yaitu Ibu dan Istri

Kepergian Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie atau yang biasa disapa dengan panggilan sayang "Eyang" ini meninggalkan duka mendalam bagi seluruh rakyat Indonesia. 

Sebagian masyarakat pun jadi tertarik untuk mencari informasi lebih mengenai sosok Habibie.

Ada kalimatnya yang cukup terkenal sebagai berikut :"Dibalik seorang tokoh, selalu tersembunyi peran dua perempuan, yaitu ibu dan istri." 

Ungkapan ini disampaikan oleh Habibie dalam acara penganugerahan gelar doktor honoris causa (Dr HC) dari Universitas Indonesia pada tahun 2010 lalu.

Senin, 25 Maret 2019

Punya Pengalaman Berdemokrasi, MPR Optimis Pemilu 2019 Berlangsung Damai




Di hadapan puluhan wartawan yang memenuhi Press Room, Gedung Nusantara III, Komplek MPR/DPR/DPD, Jakarta, 25 Maret 2019, saat Diskusi Empat Pilar dengan tema ‘Konsolidasi Nasional Untuk Pemilu Damai’, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) memaparkan, bangsa Indonesia memiliki pengalaman panjang dalam berdemokrasi. 

Dulu ada anggapan kalau Presiden Soeharto jatuh, bangsa ini akan bubar. Kekhawatiran serupa juga terjadi pada Pemilu tahun 1999 dan saat peralihan kekuasaan dari Presiden Abdurrahman Wahid ke Megawati. 

Rabu, 07 November 2018

Hidayat Nur Wahid: Kebhinnekaan Indonesia Tetap Tunggal Ika



Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengatakan dalam menjaga bhinneka tunggal ika, bangsa Indonesia telah melalui berbagai ujian dan kekhawatiran. 

Kebhinnekaan Indonesia tetap tunggal ika dan Indonesia tetap NKRI. 
“Kita mempunyai landasan ideologis yang sangat kuat untuk tetap kokohnya NKRI dalam kebhinnekaan atau bhinneka tunggal ika yang menguatkan NKRI. Beragam ujian telah dilalui dan NKRI tetap eksis dalam konteks bhinneka tunggal ika,” kata Hidayat Nur Wahid dalam diskusi Empat Pilar MPR RI dengan tema “Kebhinnekaan dalam Bingkai NKRI” di Media Center MPR/DPR, Komplek Parlemen Jakarta, Jumat (2/11/2018).

Rabu, 15 November 2017

HNW: Perlu Kebersamaan Sosialisasikan Empat Pilar MPR


Klaten- Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid sangat mengapresiasi antusiasme elemen masyarakat seperti yayasan Ibnu Abbas Klaten yang sangat responsif bekerjasama dengan MPR menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di lingkungannya.
"Perlu diketahui Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kepada berbagai elemen masyarakat ini dilaksanakan MPR adalah karena menjalankan amanat UU No.17 Tahun 2014 tentang MD3. Realisasnya dijalankan MPR dengan berbagai metode penyampaian yang menarik disesuaikan dengan peserta," ungkapnya, saat membuka Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kerjasama MPR dengan PPTQ Ibnu Abbas, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (14/11).

Kamis, 23 Juni 2016

Tempo, Ahok, Episode Asyghiliz Zalimin biz Zalimin



Pada dekade 70-an, ketika rezim orde baru semakin otoriter dan umat Islam dilecehkan. 
Para ulama seperti Muhammad Natsir telah berbuat banyak tetapi juga tak mampu mengubah keadaan.
“Kami sudah ngomong, kami sudah sampaikan. Tapi keadaan tak berubah. Umat Islam makin dilecehkan,” kata KH Rahmat Abdullah menirukan sebagian ulama.

Minggu, 18 Oktober 2015

Mengenal Lebih Dekat Sosok Kamal Fauzi, Ketum DPW PKS Jateng yang Baru


SEMARANG – Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah periode 2009-2014, KH Kamal Fauzi akhirnya terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jateng masa khidmat tahun 2015-2020.
Terpilihnya pria asal Kudus tersebut dipastikan setelah melalui mekanisme pemilihan raya (pemira) yang digelar pada Ahad (5/10) lalu dan ditetapkan oleh Presiden PKS pada Ahad (18/10) dalam momentum musyawarah wilayah (Muswil) PKS Jateng keempat.

Rabu, 04 Maret 2015

Ahok, Kuasa Media dan Petuah Lord Acton


Tahun 2007 yang silam terbit sebuah buku berjudul 10 Penguasa Terkorup Dunia karya Yuanda Zara dan kawan-kawan terbitan Pustaka Timur. 
Buku tersebut memuat 10 nama pemimpin besar dunia serta rekam jejak Korupsinya mulai dari Soeharto Presiden Indonesia sampai dengan Joseph Estrada Presiden Filipina yang memenangi pemilu pada tahun 1998. 
Data tersebut didasarkan pada program Stolen Asset Recovery Initiative (STAR Initiative) suatu program kerja sama antara PBB dengan Bank Dunia dalam rangka menyelusuri dana haram yang dikeruk oleh para pemompin korup dari negaranya sendiri. 
Indonesia menempati urutan pertama sayangnya untuk hal korupsi. Hal-hal penting yang patut kita simak dalam buku tersebut adalah: pertama, petuah Lord Acton sejarawan Inggris yang mendunia terkait hubungan korupsi dengan kekuasaan. Kedua: adakah kesamaan pola diantara tokoh-tokoh koruptor dunia tersebut? Ketiga: kondisi khusus korupsi Indonesia.

Sabtu, 04 Oktober 2014

Mahfud MD - RUU dan Perppu Pilkada


Meski sering disebut sebagai bangsa pelupa, mungkin masih banyak di antara kita yang tidak lupa ketika pada 1997 tiba-tiba Menteri Penerangan (Menpen) Harmoko dicopot oleh Presiden Soeharto.
Setelah berhasil mengantarkan Golkar menjadi pemenang pemilu (1997) dengan kisaran kemenangan 73%, Ketua Umum Golkar yang juga Menteri Penerangan (Menpen) itu pada Juni 1997 dicopot dari jabatannya sebagai Menpen.
Presiden Soeharto tiba-tiba melakukan reshuffle kecil, mencopot Harmoko dan mengangkat Kepala Staf Angkatan Darat Hartono sebagai Menpen.

Kamis, 22 Mei 2014

Sang Jenderal Terbuang



Jum’at 14 Maret 2014, Kompas TV menayangkan Prabowo Subianto dalam acara Aiman Dan Prabowo.

Prabowo adalah salah satu nama yang maju dalam pemilihan presiden Republik Indonesia. Karena posisi presiden di RI, sesungguhnya lebih berkuasa daripada presiden Amerika Serikat maupun Rusia, presiden RI haruslah yang terbaik dari yang ikut bertarung. 

Senin, 03 Juni 2013

3 Orang ini dianggap berkhianat oleh Soeharto

Rentetan demonstrasi pada 1998 lalu membuat pemerintahan Soeharto tidak bergerak. Tak hanya itu, Soeharto merasa dikhianati sejumlah orang kepercayaannya ketika ingin membenahi kabinetnya yang sudah berada di ujung tanduk.
Meski tidak pernah mengungkapkannya ke publik, Soeharto menyimpan nama orang-orang yang dianggap pernah mengkhianatinya. Pemandangan itu justru terekam jelas ketika menjelang hari-hari akhir Soeharto.
Selama menjalani perawatan di rumah sakit, Soeharto dan keluarga sempat menolak kehadiran orang yang dianggapnya pengkhianat. Tanpa segan-segan, Soeharto dan keluarga menolak kedatangan mereka untuk menjenguk atau melihat langsung kondisinya.

Berikut nama-nama mereka yang dianggap Soeharto sebagai pengkhianat.