Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau Aher menginstruksikan Dinas Kesehatan Jawa Barat untuk menyelidiki temuan perihal peredaran vaksin palsu untuk penyakit TBC, tetanus, dan hepatitis yang diungkap Mabes Polri usai mengamankan 10 tersangka produsen dan distributor pada Kamis (23/6)."Dinkes Jabar sudah bergerak dan sudah diberikan arahan terkait temuan vaksin palsu. Dan dari Kementerian Kesehatan juga sudah mengeluarkan surat edaran kepada daerah terkait temuan vaksin palsu ini. Tentunya kita sangat prihatin dengan temuan vaksin palsu ini," kata Ahmad Heryawan, di Bandung, Selasa malam.