Tampilkan postingan dengan label Gusrizal Gazahar Buya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gusrizal Gazahar Buya. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 Februari 2026

Gubernur Mahyeldi Luncurkan Pesantren Ramadhan 1447 H sebagai Kawah Candradimuka Generasi Emas


PADANG — Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, secara resmi meluncurkan program Pesantren Ramadhan 1447 H di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Ahad (15/2/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal Pemprov Sumbar dalam memperkuat kualitas SDM menyambut bulan suci.

Jumat, 17 Juni 2016

Perlawanan Telah Dimulai dari Ranah Minang


Buya Gusrizal Gazahar
Rencana pencabutan perda-perda syariat oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendapat perlawanan dari Ranah Minang. 
Mulai dari ulama dan umara menyatakan menolak pencabutan perda-perda syariat karena perda-perda itu digali berdasarkan prinsip hidup yang telah dipakai sebelum Indonesia merdeka.
“Di Ranah Minang, Pencabutan Perda yang berisikan petunjuk Syari’at seperti berjilbab dan lainnya berati menyentuh marwah orang Minangkabau yang telah memancangkan Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah, Syara’ Mangato Adat Mamakai (ABS-SBK-SMAM). Prinsip hidup itu telah dipakai sebelum Negara ini dimerdekakan,” kata Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat Buya Gusrizal Gazahar melalui akun Faceboknya, Rabu (15/6/2016).