Tampilkan postingan dengan label Rano Karno. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rano Karno. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 November 2022

Ramaikan Bursa Bakal Calon Gubernur, Ketua DPW PKS Banten Unggul Polling

Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Banten dari PKS, 
Gembong Rudiansyah Sumedi, saat mengisi acara PR Summit 
di Kota Serang, Sabtu lalu (29/10/2022)

BANTEN – Nama Gembong Rudiansyah Sumedi masuk dalam bursa Calon Gubernur (Cagub) Banten pada tahun 2024 mendatang. Hal itu terlihat dalam polling Calon Gubernur Banten yang diselenggarakan oleh Harian Banten Raya yang sejak Senin (31/10) hingga Kamis (03/11) ini.

Dalam laman webnya, Harian Banten Raya menyajikan delapan kandidat yang disaring melalui tone pemberitaan yang muncul ke publik. Dari awal, Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Banten ini terus memimpin perolehan suara terbanyak dari orang yang ikut polling online ini.

Jumat, 05 Agustus 2016

PKS Dukung Pasangan Wahidin-Andika di Pilkada Banten 2017


Pasangan bakal calon gubernur (Cagub) dan bakal calon wakil gubernur (Cawagub) yang akan tampil pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten 2017 mendatang melalui jalur partai politik (parpol) kini mengerucut menjadi dua pasangan calon yakni anggota DPR RI dari Partai Demokrat Wahidin Halim berpasangan dengan anggota DPR RI dari Fraksi Golkar Andika Hazrumy.
Pasangan ini diusung oleh Partai Demokrat, Partai Golkar dan Partai Hanura serta kemungkinan PKS dan Partai Gerindra juga akan bergabung dalam koalisi untuk mengusung pasangan Wahidin-Andika.

Rabu, 09 September 2015

Fahri Hamzah Sidak Tenaga Kerja Asing di Banten


Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah bersama 3 anggota komisi IX melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Banten. 
Kunjungan itu untuk membahas isu mobilisasi tenaga kerja asing di Indonesia khususnya Banten.
"Kami di dewan banyak terima delegasi adanya tenaga kerja asing di negara kita. Saya undang beberapa teman DPR melihat langsung apa yang sebetulnya terjadi dan kita mampir di Gubernur supaya dapat penjelasan awal," ucap Fahri Hamzah memulai pembicaraan.