Tampilkan postingan dengan label Slamet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Slamet. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Juli 2024

Syaikhu Instruksikan PKS Jakarta Sosialisasi Pasangan AMAN Secara Masif


Jakarta-- Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Syaikhu, menegaskan pentingnya mensosialisasikan pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta yang telah disepakati oleh DPTP PKS, yaitu Anies Baswedan dan Mohamad Sohibul Iman (AMAN).

Hal itu disampaikannya dalam Konsolidasi Pemenangan Pilkada DKI Jakarta di Kantor DPTP PKS, Jakarta Selatan, Selasa (9/7/2024).

Kamis, 28 September 2023

Harga Beras Terus Melonjak, PKS: Pemerintah Perlu Langkah Jangka Panjang


Jakarta - Bidang Tani dan Nelayan DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Nasional yang bertema "Waspada Harga Beras Mengganas" dalam rangka Peringatan Hari Tani Nasional 2023 dan menyikapi harga beras yang terus melambung pada Kamis, (28/9/2023) di Aula Kantor DPTP PKS, Jakarta.

Pada kegiatan ini, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi sebagai Keynote Speaker menyampaikan pidato di hadapan peserta yang berasal dari organisasi masyarakat petani, aktivis petani, hingga mahasiswa.

Sabtu, 25 September 2021

Sambut Hari Tani, Aleg PKS Jateng Borong Hasil Tani Petani Lokal

Quatly Alkatiri Memanen Cabai Bersama Petani Lokal / 
Foto: Arsip Pribadi

Klaten, PKS Jateng Online - Wakil Ketua DPRD Jateng Quatly Alkatiri memborong cabai dan gabah yang ia panen bersama dengan kelompok tani sejahtera di Desa Wonoboyo Kecamatan Jogonalan Kabupaten Klaten pada Jumat (24/9). 

Selain memborong hasil tani tersebut, legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini kemudian membagikan hasil tani tersebut secara gratis.

Harga jual cabai rawit merah di tingkat petani Kabupaten Klaten Jawa Tengah turun hingga Rp 7000,- per kilogram. Imbasnya, para petani cabai di Kabupaten Bersinar ini merugi karena harga jual tidak sebanding dengan biaya perawatan. 

"Kami memborong sejumlah 1 kwintal dengan harga diatas harga pasar, yaitu Rp 15.000,- per kilogram, lalu kami bagikan gratis kepada masyarakat sekitar Jogonalan", ungkap Quatly.