Tampilkan postingan dengan label Budi Gunawan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Budi Gunawan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Mei 2015

Fahri: Daripada Perang Opini, Lebih Baik KPK Introspeksi


Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak melancarkan opini terkait putusan praperadilan kasus pemberian keringan pajak kepada Bank Central Asia (BCA) yang ditersangkakan kepada mantan Dirjen Pajak Hadi Poernomo.
Lebih dari sekadar perang opini, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan lebih baik lembaga antirasuah itu introspeksi ke internal.

Jumat, 24 April 2015

PKS: Pelantikan BH dan BG Untuk Redakan Polemik di Internal Polri


Politikus Partai Keadilan Sejahtera Aboebakar Alhabsy menilai pelantikan Jenderal Badrodin Haiti (BH) sebagai Kapolri dan Komjen Budi Gunawan (BG) menjadi Wakapolri, bisa meredakan polemik yang selama ini mendera interal Polri.
“Jangan ada lagi kecurigaan ataupun ada statemen penghianat dan lain sebagainya,” katanya kepada JPNN.com, Kamis (23/4).

Senin, 09 Maret 2015

Standar Ganda Tuduhan Kriminalisasi


"Saya senang editorial @mediaindonesia di @Metro_TV hari ini. 

#Kriminalisasi," cuit @Fahrihamzah, Senin (9/3/2015).

Berikut Editorial Media Indonesia di MetroTV, Senin (9/3/2015):

"Standar Ganda Tuduhan Kriminalisasi"

NEGARA ini menganut kesetaraan di muka hukum, equality before the law. Pantang ada standar ganda dalam penegakan hukum.

Senin, 23 Februari 2015

Fahri Hamzah: Bangsa ini harus sujud syukur atas keputusan hakim Sarpin


Jakarta - Politisi Partai Keadilan Sejahterah (PKS), Fahri Hamzah menilai rakyat Indonesia harus berterimakasih atas putusan Hakim Sarpin Rizaldi yang memenangkan gugatan praperadilan calon Kapolri, Komjen Budi Gunawan.
"Itu temuan yang luar biasa, bangsa ini harus sujud syukur menerima putusan tersebut, karena dia (Hakim Sarpin) telah mebuka celah bagi bangsa bahwa orang yang tidak pernah diperiksa, tiba-tiba menjadi tersangka," ujar Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (23/2/2015), dilansir inilah.com.
Melalui twitter, Fahri juga mengungkapkan hal yang sama.

Minggu, 22 Februari 2015

Kritisi KPK, Prof Romli: Saya Tak Gentar Menyuarakan Kebenaran


Prof. Dr. Romli Atmasasmita SH, LLM, dikenal sebagai aktivis antikorupsi dari kalangan akademik yang amat vokal. 
Guru Besar dan Koordinator Program Doktor Fakultas Hukum, Universitas Padjajaran, ini adalah "perumus" lahirnya KPK.
Pada masa persiapan pembentukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ayah lima anak ini ditnujuk menjadi Ketua Tim Seleksi Anggota KPK, yang kemudian memilih Taufiequrrachman Ruki selaku Ketua.

Senin, 16 Februari 2015

PKS Minta Semua Pihak Hormati Putusan Praperadilan


JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta semua pihak menghormati keputusan praperadilan Budi Gunawan. 
Di mana hakim memutuskan mengabulkan sebagian permohonan yang diajukan kubu Komjen Pol Budi Gunawan.
"Semua termasuk Presiden harus menghormati lembaga yang bertugas memutus suatu perkara," kata Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini di Gedung DPR, Jakarta, Senin (16/2/2015).

Jumat, 23 Januari 2015

Perang Terbuka "KPK VS POLRI"


Ditangkapnya Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto oleh Bareskrim Polri Jumat pagi ini (23/1/2015) makin mamanaskan situasi nasional.
Kondisi ini makin membuktikan sinyalemen akan terjadinya 'perang terbuka' KPK VS POLRI setelah sebelumnya, KPK secara tiba-tiba menjadikan Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka saat yang bersangkutan disodorkan Presiden Jokowi ke DPR sebagai calon Kapolri.