Tampilkan postingan dengan label Abraham Samad. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Abraham Samad. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 April 2015

PKS: Pelantikan BH dan BG Untuk Redakan Polemik di Internal Polri


Politikus Partai Keadilan Sejahtera Aboebakar Alhabsy menilai pelantikan Jenderal Badrodin Haiti (BH) sebagai Kapolri dan Komjen Budi Gunawan (BG) menjadi Wakapolri, bisa meredakan polemik yang selama ini mendera interal Polri.
“Jangan ada lagi kecurigaan ataupun ada statemen penghianat dan lain sebagainya,” katanya kepada JPNN.com, Kamis (23/4).

Senin, 09 Maret 2015

Standar Ganda Tuduhan Kriminalisasi


"Saya senang editorial @mediaindonesia di @Metro_TV hari ini. 

#Kriminalisasi," cuit @Fahrihamzah, Senin (9/3/2015).

Berikut Editorial Media Indonesia di MetroTV, Senin (9/3/2015):

"Standar Ganda Tuduhan Kriminalisasi"

NEGARA ini menganut kesetaraan di muka hukum, equality before the law. Pantang ada standar ganda dalam penegakan hukum.

Jumat, 27 Februari 2015

Abraham Samad Kembali Ditetapkan Sebagai Tersangka, Kali ini Terkait Kasus ‘Rumah Kaca’


Jakarta. Setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Sulawesi Selatan dan Barat, terkait pemalsuan surat/dokumen negara, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif Abraham Samad (AS) kembali ditetapkan sebagai tersangka kasus ‘Rumah Kaca’ oleh penyidik dari Kepolisian. [Baca juga: Abraham Samad Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Pemalsuan Dokumen]

Selasa, 17 Februari 2015

Seandainya Abraham Samad Menuruti Nasehat Fahri Diawal Menjabat Ketua KPK


Pada tanggal 3 Desember 2011 melalui voting pemilihan Ketua KPK oleh 56 orang dari unsur pimpinan dan anggota Komisi III DPR, Abraham Samad mengalahkan Bambang Widjojanto dan Adnan Pandu Praja. 
Abraham memperoleh 43 suara, Busyro Muqoddas 5 suara, Bambang Widjojanto 4 suara, Zulkarnain 4 suara, sedangkan Adnan 1 suara.
Abraham Samad lalu menjadi Ketua KPK, resmi dilantik di Istana Negara oleh Presiden SBY pada tanggal 16 Desember 2011.

Jumat, 23 Januari 2015

Perang Terbuka "KPK VS POLRI"


Ditangkapnya Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto oleh Bareskrim Polri Jumat pagi ini (23/1/2015) makin mamanaskan situasi nasional.
Kondisi ini makin membuktikan sinyalemen akan terjadinya 'perang terbuka' KPK VS POLRI setelah sebelumnya, KPK secara tiba-tiba menjadikan Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka saat yang bersangkutan disodorkan Presiden Jokowi ke DPR sebagai calon Kapolri.

Rabu, 20 Agustus 2014

Abraham Samad Tolak Jokowi, “Siapa Yang Tangkap Presiden”


Jakarta – Timses dan pendukung Joko-Kalla harus bersiap gigit jari. Pasalnya Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad mengatakan tidak berminat menjadi menteri dalam kabinet Jokowi-JK meski digadang-gadang masuk dalam usulan daftar menteri, seperti yang terpampang dalam akun Facebook Kabinet Alternatif Usulan Rakyat.
“Kalau saya jadi menteri, siapa yang menangkap presiden atau wakil presiden jika bersalah,” kata Abraham saat peluncuran Kanal TV KPK di Kota Tua, Jakarta Barat, Minggu, 17 Agustus 2014 sebagaimana dilansir Tempo.

Selasa, 17 Juni 2014

Tugas Samad, Selamatkan Jokowi Dari Skandal Korupsi



Kedekatan Ketua KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Abraham Samad dengan partai banteng moncong putih itu disebut-sebut yang membuat kinerja KPK tak lagi ampuh pada sejumlah kasus skandal korupsi yang melibatkan Gubernur DKI Jakarta (non aktif) Joko Widodo (Jokowi).