Tampilkan postingan dengan label Dahlan Iskan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dahlan Iskan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Desember 2020

Pembubaran Lembaga Nonstruktural, Mardani Ali Sera: Pemerintah Harus Masifkan Demi Efisiensi dan Kaya Fungsi


Jakarta (02/12) — Anggota FPKS DPR RI Dapil Dapil DKI Jakarta I, Mardani Ali Sera menyampaikan kritik dan sarannya kepada Pemerintah.

Hal tersebut menanggapi keputusan Jokowi yang kembali membubarkan 10 Lembaga Nonstruktural (LNS). Demi terwujudnya percepatan birokrasi & pelayanan publik yang cepat, keputusan menghapus lembaga tersebut perlu dilakukan. Akan tetapi harus dipastikan selalu dalam koridor reformasi birokrasi dan penyempurnaan otonomi daerah.

Sabtu, 12 September 2020

Pesan Pak Jacob untuk PKS





"Mas ini PKS tolong dijaga. Ini partai harapan". 

Begitu pesan pendiri Kompas, Jacob Oetama pada seorang wartawan bidang politik harian Kompas, yang biasa meliput kegiatan PKS. Kata itu diucapkan Pak Jacob tahun 2004 saat nama PKS di bawah Hidayat Nurwahid sedang harum-harumnya. 

Pak Jakob kagum pada PKS. Sebagai partai pendatang baru, PKS seperti oase baru dalam jagat politik tanah air. Tidak punya tokoh besar. Tidak punya uang. Modalnya hanya moral baik, kegigihan, dan kepedulian kadernya pada sesama. Tetapi PKS berhasil masuk dalam jajaran partai yang diperhitungkan. 

Rabu, 22 April 2020

22 Tahun PKS: Dua Digit, Dua Periode Oposisi, Dua Besar Di 2024?

Erwyn Kurniawan
Presiden Reli

Bisa jadi, ketika banyak anak muda mendeklarasikan Partai Keadilan (PK) pada 1998 silam, balon pesimisme hadir. 

Partai ini dianggap sekadar memperpanjang daftar lahirnya partai baru paska Orde Baru tumbang. Apalagi ketika melihat basisnya. Sangat perkotaan.

Di usianya yang ke-22 tahun, mari kita sama-sama soroti PKS berdasarkan data dan fakta. Sebagai dasar bagi kita memproyeksi Raihan suara PKS pada 2024.

Tembus Dua Digit

Reformasi Mei 1998 – meminjam istilah Bachtiar Eflendy dalam menamai gerakan mahasiswa yang marak sepanjang bulan Mei 1998, memang membuka kran politik selebar-lebarnya. 

Selasa, 17 Oktober 2017

Presiden PKS Kunjungi Rumah Dahlan Iskan. Ada apa?


Surabaya (17/10) -- Presiden Partai Keadilan sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman melakukan silaturahim ke rumah Dahlan Iskan di Surabaya pada Selasa (17/10) siang.

Dalam kunjungan ini, Mohamad Sohibul Iman yang akrab dipanggil MSI ini tampak kompak berbincang-bincang dengan bos Jawa Pos grup yang juga Menteri BUMN pada era Pemerintahan SBY.

"Sudah lama saya tidak bertemu dengan pak Dahlan. Alhamdulilah sekarang bisa berjumpa dengan beliau. Senang bisa bertemu dan berbincang-bincang lagi dengan beliau. Beliau tampak sehat dan antusias," ujar mantan rektor universitas paramadina tersebut.

Sabtu, 29 Agustus 2015

Pilkada Kota Semarang 2015: Masyarakat Masih Cinta Soemarmo, Rindu Sosok Zuber


Oleh Ust. Budi Hidayat

Kalau kemarin bercerita kesederhanaan, karisma, kepemimpinan, dan kezuhudan KH Zuber Safawi. 
Hari ini ijinkan saya bercerita tentang Pak Marmo. Sosok yang dikagumi oleh Ibu Mertua saya, dan Masyarakat Semarang.
Saat Pilkada 2011, Saya menjagokan sahabat saya Ust Ari Purbono dalam Pilwakot Semarang. 
Saat saya berbincang ngalor ngidul tentang Pilkada dengan Mertua saya. Justru beliau bercerita kebaikan-kebaikan Pak Soemarmo, kandidat yang bukan jagoan saya.

Senin, 20 April 2015

PKS, Mazhab Baru dan Metamorfosa yang Belum Tuntas


Mungkin sama sekali tak ada yang menduga Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mampu bertahan hingga kini. 
Bermacam stigma negatif seperti eksklusif, tak memiliki akar sejarah di Indonesia, beraliran wahabi dan tak lolosnya parliamentary treshold pada pemilu 1999 yang memaksanya berganti nama dari Partai Keadilan (PK) menjadi PKS, membuat banyak pihak skeptis terhadap partai dakwah ini.