Tampilkan postingan dengan label Abdullah Hehamahua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Abdullah Hehamahua. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 Agustus 2020

Teror Terhadap Ulama, HNW : Ada Yang Dilupakan Dalam Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara



Dihadapan pengurus, anggota dan peserta Mukernas Pimpinan Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Wakil Ketua MPR RI Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid MA, menyatakan prihatin terhadap aksi teror, intimidasi dan perundungan yang menimpa para ulama. 

Perundungan itu terjadi menurut Hidayat karena pelakunya tidak menyadari betapa besar jasa dan peran para ulama bagi kemerdekaan serta keutuhan NKRI. Akibatnya, tanpa merasa bersalah sedikitpun, mereka terus meneror ulama.

Rabu, 19 Agustus 2020

HNW: Teror Terhadap Deklarasi Kami Adalah Warisan Penjajah Dan Ciderai Demokrasi



Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Dr. H. M Hidayat Nur Wahid, MA menilai, ancaman teror dan intimidasi serta pembajakan akun yang dialami sejumlah Tokoh Nasional yang mendeklarasikan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) sebagai warisan penjajahan. 

Ancaman teror dan intimidasi seperti itu tidak sesuai dengan nilai demokrasi dan prinsip negara hukum, yang sudah disepakati berlaku di Indonesia, dan seharusnya dijaga serta dijunjung tinggi.

Jumat, 14 Juni 2019

Abdullah Hehamahua: Kakek, emak emak turun gunung, karena mahasiswanya tidur


Jakarta, Swamedium.com — Mantan penasehat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abdullah Hehamahua ikut mengawal dari luar sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Jumat (14/8).

Abdullah bergabung dengan kelompok massa yang sebagian besar mengenakan rompi berwarna kuning.
“Tujuan kita memberi support kepada MK agar mereka betul-betul independen, jujur dan berani dalam menjalankan tugas sesuai tupoksi tanpa takut terhadap intervenai,” ujar Abdullah.

Kamis, 08 Maret 2018

Aher: Jihad Melawan Korupsi Sangat Penting


Bandung (1/3) – Jihad, menurut syariat Islam, adalah berjuang dengan sungguh-sungguh, untuk menegakkan din/agama Allah atau menjaga din tetap tegak, dengan cara-cara sesuai dengan garis perjuangan para Rasul.

Menurut Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, domain jihad itu sangat luas, dan memberi peluang kepada setiap orang/instansi untuk berjihad sesuai dengan kemampuannya masing-masing.

Sabtu, 15 Juni 2013

Penasehat KPK Mundur



Jujur saja saya terkaget mendengar pernyataan Penasihat KPK yang satu ini, Abdullah Hehamahua.
Dengan tegas dihadapan media dia menyatakan mundur dari KPK, bukan itu saja yang lebih mengagetkan adalah pernyataan beliau yang membenarkan statement Fahri Hamzah