Tampilkan postingan dengan label Gatot Nurmantyo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gatot Nurmantyo. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 Agustus 2020

Teror Terhadap Ulama, HNW : Ada Yang Dilupakan Dalam Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara



Dihadapan pengurus, anggota dan peserta Mukernas Pimpinan Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Wakil Ketua MPR RI Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid MA, menyatakan prihatin terhadap aksi teror, intimidasi dan perundungan yang menimpa para ulama. 

Perundungan itu terjadi menurut Hidayat karena pelakunya tidak menyadari betapa besar jasa dan peran para ulama bagi kemerdekaan serta keutuhan NKRI. Akibatnya, tanpa merasa bersalah sedikitpun, mereka terus meneror ulama.

Rabu, 19 Agustus 2020

HNW: Teror Terhadap Deklarasi Kami Adalah Warisan Penjajah Dan Ciderai Demokrasi



Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Dr. H. M Hidayat Nur Wahid, MA menilai, ancaman teror dan intimidasi serta pembajakan akun yang dialami sejumlah Tokoh Nasional yang mendeklarasikan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) sebagai warisan penjajahan. 

Ancaman teror dan intimidasi seperti itu tidak sesuai dengan nilai demokrasi dan prinsip negara hukum, yang sudah disepakati berlaku di Indonesia, dan seharusnya dijaga serta dijunjung tinggi.

Senin, 23 Oktober 2017

Hidayat: Pemerintah Diminta Sampaikan Protes Keras ke AS



Jakarta (23/10) -- Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid berharap ada sikap tegas dan protes keras pemerintah Indonesia atas sikap Amerika Serikat (AS) yang menjadikan Panglima TNI Gatot Nurmantyo dalam daftar cekal red notice. 

Menurut Hidayat, sikap AS itu sungguh disesalkan karena tidak mungkin seorang sekelas Panglima TNI yang sudah, memiliki visa tapi kemudian pihak di AS mengeluarkan red notice. 

Menurut dia, sikap AS ini, menurutnya suatu yang sangat melecehkan Indonesia.

Selasa, 03 Oktober 2017

Panglima TNI Puji PKS Sebagai Partai yang Konsisten


Jakarta (28/9) -- Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menjadi pembicara dalam diskusi yang digelar Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Dewan Perwakilan Rakyat, Rabu 27 September 2017. Diskusi memperingati peristiwa G30S PKI ini mengusung tema Pancasila dan Integrasi Bangsa.

Ada yang menarik dalam diskusi yang dihadiri para petinggi Partai Keadilan Sejahtera. Gatot Nurmantyo memuji Partai Keadilan Sejahtera sebagai partai yang konsisten terutama menjaga kesatuan bangsa dan negara. Di hadapan Hidayat Nurwahid, mantan Presiden PK yang juga Wakil Ketua MPR, dan petinggi partai itu, Gatot Nurmantyo juga menyampaikan dirinya bangga hadir di acara itu.

Senin, 02 Oktober 2017

Wakil Ketua MPR Dukung Pemutaran Film G30S/PKI



Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengapresiasi langkah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo melakukan anjuran menonton film G30S/PKI jelang peringatan hari kesaktian Pancasila. 

Kegiatan nonton bareng film G30S/PKI, tidak bermaksud memecah persatuan. Tetapi, kegiatan itu justru dimaksudkan agar bangsa Indonesia senantiasa taat pada Pancasila. 

Dan mengingatkan bangsa Indonesia agar terus bersatu dan tidak tercabik oleh komunisme. 

Selasa, 22 Agustus 2017

Hidayat Ungkap Rahasia Sukses Jenderal Sodirman Lancarkan Perang Gerilya


Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menolak keras dikotomi Islam dan Indonesia. Ia juga menentang, jika ada pihak yang mengatakan bahwa Islam anti NKRI. 

Anggapan seperti, itu menurut Hidayat sudah memutar balikkan sejarah. Karena sejak dahulu Islam dan Indonesia tak pernah berpisah. 

Bahkan banyak umat muslim dan tokoh-tokoh Islam yang berkorban demi keutuhan bangsa Indonesia. 

Minggu, 28 Mei 2017

Survei IPI: Prabowo-Sohibul Iman Tertinggi Capres-Cawapres Pilihan Umat


JAKARTA -- Islamic Politician Index (IPI) Jakarta melakukan gali pendapat tokoh Ormas Islam mengenai calon pemimpin pilihan umat Islam pada Pilpres 2019 mendatang. 
Gali pendapat tersebut menggunakan metode Indepth Interview atau wawancara mendalam dengan melibatan korespondensi dari kalangan tokoh ormas dari berbagai daerah.
Direktur Eksekutif and Founder IPI Mohammad Sholeh menyampaikan dari hasil survei gali pendapat yang dilakukannya didapatkan tingkat potensi keterpilihan para pemimpin Islam menurut pilihan sementara para tokoh ormas.

Minggu, 23 April 2017

FPKS Soroti Rencana TNI terhadap Pemberitaan Tirto.Id



Jakarta (22/4) – Fraksi PKS DPR RI menyoroti rencana Mabes TNI yang akan menempuh jalur hukum kepada pihak Redaksi Tirto.Id dan juga Wartawan AS Allan Nairn, yang menurunkan adanya berita investigasi dugaan makar terhadap pemerintah.
Pasalnya, berita investigasi menyebut beberapa nama, salah satunya adalah Panglima TNI Gatot Nurmantyo.
Melihat hal ini, Sukamta dapat memahami upaya Mabes TNI untuk melalukan langkah tersebut. Namun demikian Sukamta memandang isu ini sangat sensitif dan perlu segera mendapat respon dari pemerintah, dalam hal ini Presiden Jokowi.

Minggu, 03 Juli 2016

Alhamdulillah, Panglima TNI Ijinkan Prajurit Wanita Berjilbab


Kabar gembira datang di bulan Ramadhan yang penuh berkah. Impian banyak muslimah anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk berjilbab kini mendapat angin segar. 
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengijinkan anggota wanita TNI untuk memakai jilbab.
“Jadi begini, jilbab itu bulan puasa jadi pada pakai. Kalau mau gunakan ya gunakan saja,” kata Gatot di Kantor Menkopolhukam, Jumat (1/7/2016) seperti dikutip Republika.

Rabu, 25 Mei 2016

Panglima TNI Ajak Seluruh Komponen Berantas Atribut Komunis


Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengajak seluruh komponen bangsa, baik prajurit TNI, Polri, mahasiswa, dan masyarakat untuk bekerja sama memberantas penyebaran atribut berlambang PKI sampai akarnya.
"Berdasarkan Tap MPRS No. 25 Tahun 1966 dan UUD 1945 No. 27 Tahun 1999 bahwa PKI merupakan kelompok komunis yang dilarang di Indonesia," 
kata Panglima TNI saat mengunjungi Markas Koarmatim dalam rangka memberikan pengarahan kepada para Perwira Koarmatim yang berlangsung di Gedung Panti Tjahaya Armatim (PTA), Ujung Surabaya, Jawa Timur, Selasa.

Rabu, 07 Oktober 2015

Penegakan Syariat Islam, PKS dan TNI


Mumpung Dirgahayu TNI masih hangat.
Yuk.. kita simak lagi hubungan antara TNI dan PKS dan isu 'Penegakan Syariat Islam'

Berikut disarikan dari wawancara dengan K.H. Hilmi Aminuddin, sesepuh PKS dan mantan Ketua Majelis Syuro PKS.
Tanya: Bagaimana sikap PKS terhadap penegakan Syariat Islam..??

K.H. Hilmi Aminuddin: Saya pernah ditanya hal yang sama oleh sejumlah Jenderal yang mewakili Keluarga Besar TNI.. tepatnya Papabri.. yakni pasca Mukernas PKS di Bali (2008). 

Rabu, 26 Agustus 2015

Indonesia Miliki Modal Jadi Kekuatan Baru di Dunia


Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan, Indonesia memiliki tiga modal untuk menjadi kekuatan baru di dunia, yaitu gotong royong, jumlah demografi, dan letak geografis. 
Hal itu disampaikan Gatot saat menjadi pembicara Seminar Kebangsaan 'Refleksi 70 Tahun Indonesia Merdeka', yang diselenggarakan oleh Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), di Gedung Nusantara 1, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8).